Pengaruh Pelatihan Interval Anaerob Jarak 60-100 Meter Dan Jarak 110-150 Meter Terhadap Kecepatan Lari 100 Meter Pada Siswa Putra Kelas X Sma Negeri 1 Kubu Karangasem

Authors

  • Ni Komang Wiwin Ariningsih Universitas Pendidikan Ganesha
  • Suratmin Suratmin Universitas Pendidikan Ganesha
  • Ketut Chandra Adinata Kusuma Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.23887/jjpko.v12i1.61955

Keywords:

kecepatan, lari 100 meter; pelatihan interval anaerob

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan interval anaerob jarak 60-100 dan interval anaerob jarak 110-150 terhadap kecepatan lari 100 meter. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan the modified pre-test – post-test group design. Subyek penelitian ini berjumlah 30 orang siswa berjenis kelamin putra. Tes yang digunakan lari 100 meter. Analisis data menggunakan perhitungan statistik uji-t taraf signifikansi 5%. Hasil analisis data menunjukkan (1)pelatihan interval anaerob jarak 60-100, dengan hasil  thitung sebesar 5,701>ttabel=2,145, (2)pelatihan interval anaerob jarak 110-150, dengan hasil thitung= 5,528 > ttabel=2,145, dan (3)perbedaan pengaruh antara pelatihan interval anaerob jarak 60-100 dan jarak 110-150, dengan hasil thitung=1.323<ttabel=2,048.  Sehingga disimpulkan bahwa (1)terdapat pengaruh pelatihan interval anaerob jarak 60-100 signifikan, (2)terdapat pengaruh pelatihan interval anaerob jarak 110-150, dan (3)tidak terdapat perbedaan pengaruh pelatihan interval anaerob jarak 60-100 dan jarak 110-150 terhadap kecepatan lari 100 meter, dengan hasil peningkatan sama baik meningkatkan kecepatan lari.

Author Biography

Ni Komang Wiwin Ariningsih, Universitas Pendidikan Ganesha

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan interval anaerob jarak 60-100 dan interval anaerob jarak 110-150 terhadap kecepatan lari 100 meter. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan the modified pre-test – post-test group design. Subyek penelitian ini berjumlah 30 orang siswa berjenis kelamin putra. Tes yang digunakan lari 100 meter. Analisis data menggunakan perhitungan statistik uji-t taraf signifikansi 5%. Hasil analisis data menunjukkan (1)pelatihan interval anaerob jarak 60-100, dengan hasil  thitung sebesar 5,701>ttabel=2,145, (2)pelatihan interval anaerob jarak 110-150, dengan hasil thitung= 5,528 > ttabel=2,145, dan (3)perbedaan pengaruh antara pelatihan interval anaerob jarak 60-100 dan jarak 110-150, dengan hasil thitung=1.323<ttabel=2,048.  Sehingga disimpulkan bahwa (1)terdapat pengaruh pelatihan interval anaerob jarak 60-100 signifikan, (2)terdapat pengaruh pelatihan interval anaerob jarak 110-150, dan (3)tidak terdapat perbedaan pengaruh pelatihan interval anaerob jarak 60-100 dan jarak 110-150 terhadap kecepatan lari 100 meter, dengan hasil peningkatan sama baik meningkatkan kecepatan lari.

Downloads

Published

2023-05-23

How to Cite

Wiwin Ariningsih, N. K. ., Suratmin, S., & Chandra Adinata Kusuma, K. (2023). Pengaruh Pelatihan Interval Anaerob Jarak 60-100 Meter Dan Jarak 110-150 Meter Terhadap Kecepatan Lari 100 Meter Pada Siswa Putra Kelas X Sma Negeri 1 Kubu Karangasem. Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Undiksha, 12(1), 37–44. https://doi.org/10.23887/jjpko.v12i1.61955

Issue

Section

Articles