PENYELENGGARAAN OTONOMI DAERAH DAN DINAMIKA PENGAKUAN MASYARAKAT HUKUM ADAT DALAM PENGELOLAAN PARIWISATA BUDAYA

Authors

  • Ni Kadek Putus Asrini SD Negeri 2 Sukadana, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem
  • Ni Ketut Sari Adnyani Universitas Pendidikan Ganesha

Keywords:

participation; KMHA; development; tourism

Abstract

Participation is one of the important components in development, especially in tourism development. The participation of customary law community units (hereinafter referred to as KMHA) is also an important factor for ecological, socio-cultural, and economic sustainability in tourism development in their territorial areas. This study aims to analyze the problematic of the ambiguity of norms related to the participation of KMHA in sustainable tourism development in Article 31 of Law no. 10 of 2009 concerning Tourism which has implications for the sociological problem of the lack of KMHA participation. Based on the legal issues above, the important issues to be studied are as follows: the relationship between KMHA participation and ecological sustainability in tourism development, socio-cultural sustainability and economic sustainability in tourism development. This type of research is normative law with a statutory approach, the legal materials used are traced using the snowball technique and analyzed with the theory of rule of law theory, participation theory. The results show that sustainable tourism development is placed on the understanding that there is an acknowledgment of KMHA participation because of the regulation seen from positive norms in the legislation. The level of KMHA participation has a significant relationship with the level of ecological sustainability. socio-cultural and level of economic sustainability.

References

Buku

Asshiddiqie, Jimly, 2006, Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia, Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi, Jakarta.

Dianta, I Made Pasek, 2016, Metodologi Penelitian Hukum Normatif dalam Justifikasi Teori Hukum, Prenada Media, Jakarta.

, 2017, Metode Penelitian Hukum Normatif dalam Justifikasi Teori Hukum, Kencana, Jakarta.

Huda, Ni’matul, 2010, Otonomi Daerah; Filosofi, Sejarah Perkembangan dan Problematika, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Ibrahim, Johny, 2011, Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif (Edisi Revisi), Cetakan Pertama, Bayu Media Publishing, Malang.

, 2008, Teori dan Metode Penelitian Hukum Normatif, Bayu Media Publishing, Surabaya.

Panasiuk, A. (red.), 2011, Ekonomika turystyki i rekreacji (Economics of tourism and recreation), Wydawnictwo Naukowe PWN.

Marzuki, Peter Mahmud, 2005, Penelitian Hukum. Edisi Revisi. Penerbit Kencana Prenada Media Group, Jakarta.

, 2005, Penelitian Hukum, Kencana, Jakarta.

Mikkelsen, Britha, 1999, Metode Penelitian Partisipatoris dan Upaya-upaya Pemberdayaan: Sebuah Buku Pegangan Bagi Para Praktisi Lapangan, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta.

Nurjaya, I Nyoman, 2007, Wacana Pembaharuan Hukum di Indonesia, Pluralisme Hukum Sebagai Instrumen Integritas Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, HUMA, Jakarta.

Safa’at, Rachmat,2015, Kebijakan Pengelolaan Wisata Ekoreligi Berkelanjutan BerbasisMasyarakat Hukum Adat Bali, Surya Pena Gemilang, Malang.

Sidharta, Bernand Arief, 2000, Refleksi tentang Struktur Ilmu Hukum, Mandar Maju, Bandung.

Sirajuddin at.al, 2011, Hukum Pelayanan Publik Berbasis Partisipasi dan Keterbukaan Informasi, Setara, Press, Malang.

Soekanto, Soerjono dan Sri Mamuji, 2004, Penelitian Hukum Normatif Suatu Tinjauan Singkat, Rajawali Press, Cetakan 8, Jakarta.

Sulatriyono, 2000, Pluralisme Hukum dan Permasalahan Pertanahan, Kasus Penguasaan Tanah Timbul di Muara Sungai Citandui, dalam Hukum dan Kemajemukan Budaya, EKM.Masinambow- Ed.

Sunaryo, Bambang, 2013, Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata Konsep dan Aplikasinya di Indonesia, Gava Media, Yogyakarta.

Wilcok, David, 1994, “Community Participation And Empowerment: Puttin Theory in to Practice”, Published by the Joseph Rowntree Foundation The Homestead, 40 Water End York YO3 6L.

Jurnal

Adikampana, I Made, Luh Putu Kerti Pujiani, dan Saptono Nugroho, 2015, “Partisipasi Masyarakat Lokal dalam Pengembangan Kawasan Pariwisata Candidasa”, Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies): Vol. 8. No.1.

Dewi, Made Heny Urmila, 2013, “Pengembangan Desa Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat Lokal Di Desa Wisata Jatiluwih Tabanan, Bali”, Jurnal Kawistara: Vol. 3. No. 2.

Djana, Amrul, 2018, “Relasi Antar Agen Dalam Pengembangan Industri Pariwisata Di Kabupaten Pulau Morotai Pasca Sail”, Ejournal KAWASA: Vol. 8. No. 3.

Hadjon, Philipus M., 2004, “Pengkaian Ilmu Hukum Dogmatik (Normatif)”, Yuridika: Nomor 6 Tahun IX. Nopember-Desember.

Karnayanti, Ni Made Devy dan I Gusti Agung Oka Mahagangga, 2019, “Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Desa Wisata Bongkasa Pertiwi Di Kabupaten Badung”, Jurnal Destinasi Pariwisata: Vol. 7. No. 1.

Parwata, Anak Agung Gede Oka dan I Ketut Kasta Arya Wijaya, 2018, “ Eksistensi Desa Pakraman Dalam Pengelolaan Kepariwisataan Budaya Bali (Kajian Terhadap Peraturan Daerah Provinsi Bali No 2 Tahun 2012 tentang Kepariwisataan Budaya Bali)”, Kertha Wicaksana: Vol 12..No.1.

Safitri, Myrna A. dan Luluk Uliyah, 2014, “Adat Di Tangan Pemerintah Daerah”, Panduan Penyusunan Produk Hukum Daerah Untuk Pengakuan Dan Perlindungan Hak Masyarakat Hukum Adat, Jurnal Efistema: Vol.13. No.2.

Setijawan, Arief, 2018, "Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan dalam Perspektif Sosial Ekonomi," Jurnal Planoearth: Vol. 3. No.1.

Sudantra, I Ketut dan Ni Nyoman Sukerti, 2014, “Pengaturan Peradilan Adat dalam Awig-awig Desa Pakraman: Studi Pendahuluan tentang Eksistensi Peradilan Adat dalam Kesatuan Masyarakat Hukum Adat Desa Pakraman”, Jurnal Magister Hukum Udayana: Vol. 3. No. 2.

Disertasi

Atmaja, Gede Marhaendra Wija, 2012, “Politik Pluralisme Hukum dalam Pengakuan Kesatuan Masyarakat Hukum Adat dengan Peraturan Daerah”, Disertasi , Fakultas Hukum, Universitas Brawijaya, Malang.

Jayantiari, I Gusti Agung Mas Rwa 2019, “Harmonisasi Pengaturan Hak Kesatuan masyarakat Hukum Adat Atas Sumber Daya Alam Berbasis Hukum Progresif”, Disertasi, Program Studi Doktor Ilmu Hukum Universitas Udayana, Denpasar.

Rudiana, I Nyoman Dipa,2020, “Harmonisasi Pengaturan Bantuan Hukum, Kepada Kelompok Masyarakat Miskin Pencari Keadilan”, Disertasi. Program Doktor Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Udayana, Denpasar.

Peraturan Perundang-undangan

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Lembaran Negara Republik Indonesia No. 75 Tahun 1959.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3886.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi, Lembaran Negara Republik. Indonesia Tahun 2003 Nomor 98, Tambahan. Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4316.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2004 tentang RPJMN IV tahun 2020 – 2024, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3489.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2007 tentang RPJPN tahun 2005-2025, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4700.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 11.

Websites

Cohen JM dan Uphoff NT., 1979, Participation's Place in Rural Development: Seeking Clarity Through Specificity, Diunduh 27 Mei 2022. www.researchgate.net/profile/Norman_Uphoff/publication/4897194_Participation%27s_Place_in_Rural_Development_Seeking_Clarity_Through_Specificity/links/54e5f44d0cf2cd2e028b535d?ev=pub_ext_doc_dl&origin=publication_detail&inViewer=true.

Downloads

Published

2023-09-01