KEUNIKAN SITUS CAGAR BUDAYA DI PURA LUHUR GONJENG DESA KUKUH, MARGA, TABANAN, BALI (Identifikasi Artefaktual Dan Pemanfaatannya Sebagai Sumber Belajar Sejarah Di SMA)

Authors

  • Ni Nyoman Tri Cahyani .
  • Ketut Sedana Arta, S.Pd. .
  • Dra. Desak Made Oka Purnawati,M.Hum .

DOI:

https://doi.org/10.23887/jjps.v3i2.4168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Peninggalan artefak yang ada di Pura Luhur Gonjeng; (2) fungsi artefak-artefak yang ada di Pura Luhur Gonjeng bagi masyarakat Desa Pakraman Kukuh dan sekitarnya; dan (3) peluang untuk memanfaatkan artefak-artefak di Pura Luhur Gonjeng sebagai sumber belajar sejarah di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu: (1) teknik penentuan informan; (2) teknik pengumpulan data (observasi, wawancara dan studi dokumen); (3) teknik pengolahan data/analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) ada lima peninggalan yang ada di Pura Luhur Gonjeng, yaitu Lingga Yoni, Arca kuno, Prasasti, Uang Kepeng, dan Batu Megalit, (2) Lingga dan Yoni berfungsi sebagai tempat spiritual yang sangat tinggi seperti tempat pemujaan dewa kesuburan dan tempat untuk meminta sentana(anak) dan tamba (obat), Arca Kuno berfungsi sebagai media untuk meminta kesaktian dan juga sebagai penjaga kesakralan pura Luhur Gonjeng, Prasasti berfungsi adalah sebagai bukti autentik tentang perjalanan Anak Agung Anom sampai dengan membangun Pura Luhur Gonjeng, Uang Kepeng berfungsi sebagai perlengkapan upacara Dewa Yadnya, Rsi Yadnya, Pitra Yadnya, Manusia Yadnya, dan Bhuta Yadnya, Batu Megalit berfungsi sebagai media pemujaan masyarakat Desa Kukuh dan sekitarnya, (3) aspek-aspek yang terdapat pada peninggalan cagar budaya di Pura Luhur Gonjeng yang bisa dikembangkan menjadi sumber belajar sejarah di SMA yaitu, aspek bentuk fisik bangunan, aspek historis, aspek riligius, dan aspek budaya.
Kata Kunci : Peninggalan, Sumber belajar.

This research aimed at finding out (1) The artifacts heritage in Luhur Gonjeng Temple ; (2) The function of the artifacts for Kukuh village community and surrounding ; and (3) The opportunity to utilize the artifacts in Luhur Gonjeng temple as source in history in high school. This research used qualitative research method : (1) determination of informants technique ; (2) data collection technique (observation, interview and study documents) ; (3) data processing/data analysis. The results of the study showed that ; (1) there are five existing relics in Luhur Gonjeng temple are Lingga and Yoni, Arca kuno, Prasasti, Uang Kepeng and Batu Megalit ; (2) the function of Lingga and Yoni as high spiritual place and place for request sentana (child) and tamba (medicine), the function of ancient statues as media to ask the magic and also to keep the sanctity of Luhur Gonjeng temple, the function of inscription as authentic avidence about the trip of Anak Agung Anom to built the Luhur Gonjeng temple, the function of Pis Bolong as equipment for Dewa Yanya ceremony, Rsi Yadnya, Pitra Yadnya, Manusia Yadnya, and Bhuta Yadnya, the function of Batu Megalit as media for public worship in Kukuh village, (3) aspects contained in the relics of cultural heritage of Luhur Gonjeng temple can be developed to be source in history in high school there are the physical form of the building aspects, history aspects, religious aspects and cultural aspects.
keyword : heritage, source of teaching

Published

2015-08-12

How to Cite

., N. N. T. C., ., K. S. A. S., & ., D. D. M. O. P. (2015). KEUNIKAN SITUS CAGAR BUDAYA DI PURA LUHUR GONJENG DESA KUKUH, MARGA, TABANAN, BALI (Identifikasi Artefaktual Dan Pemanfaatannya Sebagai Sumber Belajar Sejarah Di SMA). Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah, 3(2). https://doi.org/10.23887/jjps.v3i2.4168

Issue

Section

Articles