Taman Perempuan Bali: Mengejawantahkan Pemberdayaan Perempuan di Desa Kayuputih

Authors

  • Kadek Jayanta Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Indonesia
  • Ni Kadek Sintya Dewi Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Indonesia
  • Ni Wayan Putri Surya Deanik Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Indonesia
  • I Nyoman Sukajaya Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Indonesia
  • Sahda Nabila Pramesti Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23887/ijcsl.v6i4.52848

Keywords:

Taman Perempuan Bali, Pemberdayaan Perempuan

Abstract

Salah satu bagian dari The Sustainable Development Goals (SDG’s) adalah kesetaraan gender. Mirisnya, indeks kesetaraan gender di Indonesia pada peringkat 101 dari 156 negara (World Economic Forum, 2021). Menjadi berdaya adalah hak setiap perempuan. Melalui program Perempuan Taman Perempuan Bali, pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Kayuputih, Kabupaten Buleleng ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan pemberdayaan berupa pelatihan keterampilan dan pendampingan yang dapat menjadi pioner dalam memberdayakan perempuan. Kegiatan ini menyasar kelompok perempuan usia produktif 16-35 tahun yang berasal dari Desa Kayuputih, Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini menghasilkan luaran berupa menurunnya minat remaja perempuan di Desa Kayuputih untuk menikah di usia muda menjadi 5% dan meningkatnya wawasan mengenai kesehatan reproduksi, kegiatan ini juga mampu menghasilkan dan melaksanakan kurikulum pembelajaran non formal pelajaran matematika dan bahasa inggris selama satu semester, Meningkatkan pengetahuan dalam memecahkan masalah matematika serta terampil dalam berkomunikasi menggunakan bahasa inggris, serta adanya kelompok remaja perempuan yang terampil dalam menari serta dilaksanakannya pagelaran seni tari. Hasil pengabdian ini diharapkan mampu mengatasi segala permasalahan kesetaraan gender yang ada di Dessa Kayuputih, Kabupaten Buleleng.

References

Alfons, O. L., Goni, S. Y., & Pongoh, H. (2017). Peran Ibu Rumah Tangga Dalam Meningkatkan Status Sosial Keluarga Di Kelurahan Karombasan Selatan Kota Manado. Acta Diurna Komunikasi, 6(2). https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/actadiurnakomunikasi/article/view/16572/16074.

Anggraini, S. (2016). Budaya literasi dalam komunikasi. WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 15(3), 264–279. http://journal.moestopo.ac.id/index.php/wacana/article/viewFile/51/29.

Bascha, U. F., Anwar, N. H., Suriani, N. E., & Reindrawati, D. Y. (2022). Peran Anggota Dharmawanita sebagai Perempuan dan Ibu Bangsa dalam Turut Mempersiapkan Bunga Bangsa untuk Mendukung “Gerakan Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat.” Jurnal Abdidas, 3(5), 925–936. https://doi.org/10.31004/abdidas.v3i5.693.

Choi, J., & Greaney, T. M. (2022). Global influences on gender inequality: Evidence from female employment in Korea. International Economic Review, 63(1), 291–328. https://doi.org/10.1111/iere.12539. DOI: https://doi.org/10.1111/iere.12539

Fotoukian, Z., Shahboulaghi, F. M., Khoshknab, M. F., & Mohammadi, E. (2014). Concept analysis of empowerment in old people with chronic diseases using a hybrid model. Asian Nursing Research, 8(2), 118–127. https://doi.org/10.1016/j.anr.2014.04.002. DOI: https://doi.org/10.1016/j.anr.2014.04.002

Ginting, E., & Sihura, H. Z. (2020). Kebijakan Pemberdayaan Perempuan Di Bidang Ekonomi Dalam Upaya Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan Ramah Gender. Jurnal Inada: Kajian Perempuan Indonesia Di Daerah Tertinggal, Terdepan, Dan Terluar, 3(2), 201–213. https://doi.org/10.33541/ji.v3i1.2458.

Gunawan, J., Wibawa, B. M., & Baihaqi, I. (2021). Exploring Women Ecopreneurship: A Preliminary Study from Lombok-Indonesia. 3rd International Conference on Business and Management of Technology (ICONBMT 2021), 24–29. https://doi.org/10.2991/aebmr.k.211226.004. DOI: https://doi.org/10.2991/aebmr.k.211226.004

Hossain, M. (2021). The effect of the Covid-19 on sharing economy activities. Journal of Cleaner Production, 280, 124782. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2020.124782. DOI: https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2020.124782

Huda, K. (2020). Peran Perempuan Samin Dalam Budaya Patriarki Di Masyarakat Lokal Bojonegoro. Sejarah Dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, Dan Pengajarannya, 14(1), 76–90. https://doi.org/10.17977/um020v14i12020p76-90. DOI: https://doi.org/10.17977/um020v14i12020p76-90

Ihsan, M. A. (2019). Pemberdayaan Perempuan Dalam Masyarakat Konserfatif. Musawa: Journal for Gender Studies, 11(1), 14–33. https://doi.org/10.24239/msw.v11i1.441. DOI: https://doi.org/10.24239/msw.v11i1.441

Krisnalita, L. Y. (2018). Perempuan, Ham Dan Permasalahannya Di Indonesia. Binamulia Hukum, 7(1), 71–81. https://doi.org/10.37893/jbh.v7i1.15. DOI: https://doi.org/10.37893/jbh.v7i1.15

Leigh, J. K., Peña, L. D., Anurudran, A., & Pai, A. (2022). “Are you safe to talk?”: Perspectives of Service Providers on Experiences of Domestic Violence During the COVID-19 Pandemic. Journal of Family Violence, 1(1), 1–11. https://doi.org/10.1007/s10896-022-00359-9. DOI: https://doi.org/10.1007/s10896-022-00359-9

Maimanah, S., & Novianto, E. (2014). Implementasi Program Pemberdayaan Perempuan Dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender Di Kabupaten Kutai Kartanegara. Jurnal Administrative Reform, 3(1). https://doi.org/10.53640/mahakam.v3i1.81.

Margayaningsih, D. I. (2016). Pemberdayaan Masyarakat Desa Sebagai Upaya Penanggulangan Kemisikinan. Publiciana, 9(1), 158–190. https://doi.org/10.36563/publiciana.v9i1.77.

Park, E. Y., & Nam, S. J. (2018). Influential factors of poverty dynamics among Korean households that include the aged with disability. Applied Research in Quality of Life, 13(2), 317–331. https://doi.org/10.1007/s11482-017-9523-x. DOI: https://doi.org/10.1007/s11482-017-9523-x

Prantiasih, A. (2016). Hak Asasi Manusia Bagi Perempuan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 25(1). https://doi.org/10.17977/jppkn.v25i1.5501.

Probosiwi, R. (2015). Perempuan Dan Perannya Dalam Pembangunan Kesejahteraan Sosial (women and its role on social welfare development). Natapraja, 3(1). https://doi.org/10.21831/jnp.v3i1.11957. DOI: https://doi.org/10.21831/jnp.v3i1.11957

Purba, D. H., Hulu, V. T., Maisyarah, M., Rasmaniar, R., Hidayati, W., Manurung, J., & Marpaung, D. D. R. (2021). Infeksi Menular Seksual dan HIV/AIDS. Yayasan Kita Menulis.

Purnamawathi, I. G. (2019). Women Empowerment Strategies to Improve Their Role in Families and Society. International Journal of Business, Economics and Law, 18(5), 119–127. https://www.ijbel.com/wp-content/uploads/2019/05/ijbel5-VOL18_267.pdf.

Radhitya, T. V., Nurwati, N., & Irfan, M. (2020). Dampak pandemi Covid-19 terhadap kekerasan dalam rumah tangga. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 2(2), 111–119. https://doi.org/10.24198/jkrk.v2i2.29119. DOI: https://doi.org/10.24198/jkrk.v2i2.29119

Ramiyati, A., Nisa, F. C., Jakti, S. S., & Kutanegara, P. M. (2022). Manifestasi Folklor Roro Anteng: Signifikansi Peran Perempuan dalam Kehidupan Masyarakat Tengger. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 11(1), 82–92. https://doi.org/10.23887/jish.v11i1.39093. DOI: https://doi.org/10.23887/jish.v11i1.39093

Santoso, A. B. (2019). Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Terhadap Perempuan: Perspektif Pekerjaan Sosial. Komunitas, 10(1), 39–57. https://doi.org/10.20414/komunitas.v10i1.1072. DOI: https://doi.org/10.20414/komunitas.v10i1.1072

Saugi, W., & Sumarno, S. (2015). Pemberdayaan perempuan melalui pelatihan pengolahan bahan pangan lokal. JPPM (Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat), 2(2), 226–238. https://doi.org/10.21831/jppm.v2i2.6361. DOI: https://doi.org/10.21831/jppm.v2i2.6361

Siregar, R. S., Kato, I., Sari, I. N., Subakti, H., Halim, N. M., Sakirman, S., & Salim, N. A. (2021). Dasar-Dasar Pendidikan. Yayasan Kita Menulis.

Suteja, J., & Muzaki, M. (2020). Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Melalui Kegiatan Konseling Keluarga. Equalita: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 2(1), 1–18. https://doi.org/10.24235/equalita.v2i1.6991. DOI: https://doi.org/10.24235/equalita.v2i1.6991

Vukovic, D. B., Petrovic, M., Maiti, M., & Vujko, A. (2021). Tourism development, entrepreneurship and women’s empowerment–Focus on Serbian countryside. Journal of Tourism Futures, 1(1), 1–21. https://doi.org/10.1108/JTF-10-2020-0167. DOI: https://doi.org/10.1108/JTF-10-2020-0167

Wei, X., & Marder, C. (2012). Self-concept development of students with disabilities: Disability category, gender, and racial differences from early elementary to high school. Remedial and Special Education, 33(4), 247–257. https://doi.org/10.1177/0741932510394872. DOI: https://doi.org/10.1177/0741932510394872

Wisnujati, N. S. (2020). Penyusunan indeks pemberdayaan gender dan indeks pembangunan Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Ilmiah Sosio Agribis, 20(2). https://doi.org/10.30742/jisa20220201224. DOI: https://doi.org/10.30742/jisa20220201224

Yani, A. Y. (2018). Pemberdayaan perempuan melalui program sektor non formal pada pembinaan narapidana perempuan melalui program keterampilan menjahit di lembaga pemasyarakatan. Transformasi: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal, 3(2). https://doi.org/10.33394/jtni.v3i2.740. DOI: https://doi.org/10.33394/jtni.v3i2.740

Zambrano-Monserrate, M. A., Ruano, M. A., & Sanchez-Alcalde, L. (2020). Indirect effects of COVID-19 on the environment. Science of the Total Environment, 728, 138813. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2020.138813. DOI: https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2020.138813

Downloads

Published

2022-12-23

How to Cite

Jayanta, K. ., Dewi, N. K. S. ., Deanik, N. W. P. S. ., Sukajaya, I. N. ., & Pramesti, S. N. . (2022). Taman Perempuan Bali: Mengejawantahkan Pemberdayaan Perempuan di Desa Kayuputih. International Journal of Community Service Learning, 6(4), 490–499. https://doi.org/10.23887/ijcsl.v6i4.52848