Keefektifan Model Pembelajaran Make A Match terhadap Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam

Aristianto .

Abstract


Keefektifan Model Pembelajaranan Make a Match Terhadap Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Siswa Kelas V SD Negeri Wonosri 03”. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui apakah model Make a Match efektif terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa kelas V SD Negeri Wonosri 03. Metode penelitian kuantitatif dalam bentuk Pre-Experimental Design dengan teknik One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Wonosri 03  Tahun Pelajaran 2018/2019. Sampel yang diambil adalah 30 siswa kelas V dengan menggunakan tekni Sampling Jenuh. Data penelitian ini diperoleh melalui instrumen penelitian pretest, posttest, dokumentasi dan wawancara. Setelah dilakukan pengujian hipotesis dengan analisis hasil belajar siswa materi panas dan perpindahannya ranah kognitif diperoleh nilai rata-rata kelas untuk pretest sebesar 58,8 dan posttest sebesar 74 dengan n=30 jadi db= N-1 yang diperoleh thitung = 16,078 dengan taraf signifikan 5% didapat nilai ttabel = 2,045. Karena t hitung > t tabel yaitu 16,078 > 2,028 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat dikatakan bahwa model Make a Match berpengaruh terhadap Hasil Belajar siswa materi panas dan perpindahannya kelas V SD Negeri Wonosari 03 Kabupaten Batang.

Full Text:

PDF

References


Agung, A.A. Gede.2014. Buku Ajar Metodologi Penelitian Pendidikan. Edisi 2. Cetakan Pertama. Singaraja: Aditya Media Publising.

BNSP. 2006. Panduan Penyusunan kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan. Jaelani.2011. Teori Motivasi Belajar. Jakarta: Rajawali Press.

Isjoni. 2010. Cooperative Learning. Bandung : Alfabeta.

Muliyantini, P., & Parmiti, D. P. 2017. “Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation (Gi) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Kelas V”. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, Vol 1. No 2 Tersedia pada. https://ejournal.undiksha.ac.id/index. (Diakses pada tanggal 12 Maret 2018).

Prabandari, Eko. 2007. Ilmu Pengetahuan Alam 5. Jakarta: Bumi Aksara.

Riyanto. 2012. Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta : Kencana Prenada Media Group.

Samatowa, Usman. 2010. Pembelajaran llmu Pengetahuan Alam di Sekolah Dasar. Jakarta: PT Indeks.

Shoimin, Aris. 2014. Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: AR-RUZZ MEDIA.

Slameto .2013. Belajar Dan Faktor-faktor Yang Mempengeruhinya. Jakarta: Rinerka Cipta.

Slameto.2010. Belajar Dan Faktor-faktor Yang Mempengeruhinya. Jakarta: Rinerka Cipta.

Sudjana, Nana. 2005. Metode statistika. Bandung : TARSITO.

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, KualitatifdanR&D). Bandung: Alfabeta.

Samatowa, Usman. 2010. Pembelajaran IPA Di Sekolah Dasar. Jakarta: PT Indeks.

Santayasa, I Wayan. 2005. Belajar dan Pembelajaran. Singaraja: Institusi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan.

Sisdiknas. 2006. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 SISDIKNAS Sistem Pendidikan Nasional. Bandung: Fokusmedia.

Shoimin, Aris. 2014. 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Jakarta: AR-RUZZ Media.

Susanto, Ahmad. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group. JEAR, Vol. 2, No. 3, Tahun 2018, pp. 240-248 248 JEAR. P-ISSN: 2580-4790 E-ISSN: 2549-3272

Suyatno. 2009. Menjelajah Pembelajaran Inovatif. Sidoarjo:Masmedia Buana Pustaka.

Trianto. 2009. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Yesiana, P. F. 2016." Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD Negeri Gugus IV Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017". Mimbar Pgsd. Volume 6, Nomor 3. Tersedia pada ttps://ejournal




DOI: http://dx.doi.org/10.23887/ijee.v3i1.17279

Article Metrics

Abstract view : 138 times
PDF file view : 101 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.





IJEE indexed by:

Crossref  

Creative Commons License

IJEE is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.