Supervisi Edukatif Untuk Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Pembelajaran di SD

Gusti Ayu Anom

Abstract


Penelitian tindakan sekolah ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru SD dalam melaksanakan pembelajaran di kelas melalui penerapan supervisi edukatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, dan setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Berdasarkan hasil analisis data terlihat peningkatan kemampuan guru melaksanakan proses pembelajaran. Pada siklus prasiklus rata-rata kemampuan guru melaksanakan proses pembelajaran di kelas sebesar 67,08 dengan tingkat kemampuan guru sebesar 67,08% yang berada pada kategori cukup. Kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas pada siklus I meningkat dengan rata-rata sebesar 70,52 dengan tingkat kemampuan guru sebesar  70,52% yang yang berada pada kategori cukup. Pada siklus II kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran mengkat lagi 77,29 dengan tingkat kemampuan guru sebesar 77,29% yang berada pada kategori baik. Kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran pada siklus II sudah melampaui indikator keberhasilan yaitu dengan tingkat kemampuan guru sebesar 75%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan supervisi edukatif dapat meningkatkan kemampuan guru SD Negeri 3 Banjar Tegal semester II tahun pelajaran 2019/2020 dalam pembelajaran di kelas.


Keywords


Supervisi edukatif; kemampuan guru

Full Text:

PDF

References


Anwar, B. (2019). Kompetensi Pedagogik Sebagai Agen Pemebelajaran. Shaul Al-’Arabiyah, 114–125.

Aqib, Z. (2018). Peningkatan Kinerja Guru Melalui Supervisi Edukatif Kolaboratif Secara Periodik di SDN Lamongrejo 4 Ngimbang Lamongan. Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 83–90.

Arikunto, S. (2015). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Astuti, S. (2017). Supervisi Akademik Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru di SD Laboratorium UKSW. Scholaria, 7(1), 49–59.

Chandra, S. (2018). Meningkatnya Kinerja Guru dalam Pembelajaran di Kelas Melalui Supervisi Edukatif Kolaboratif Secara Sistematis dan Terjadwal. Jurnal Pendidikan Tambusai, 2(6), 2001–2017.

Desmaini. (2019). Supervisi Edukatif Kolaboratif Secara Periodik untuk Meningkatkan Kinerja Guru Dalam Pembelajaran di Kelas. Journal Education Of Batanghari, 1(1), 1–21.

Ilham, W. (2017). Supervisi Pendidikan dalam Perspektif Epistemologi Islam. Jurnal Pedagogik, 4(1), 29–46.

Imran. (2018). Peningkatan Kinerja Guru Melalui Supervisi Edukatif Kolaboratif Secara Periodik Di SMA Negeri 1 Malgano Kabupaten Muna Tahun 2014. Jurnal Gema Pendidikan, 25(2), 1–10.

Indriani, F. (2015). Kompetensi Pedagogik Guru dalam Mengelola Pembelajaran IPA di SD dan MI. FENOMENA, 7(1), 17–28.

Jamin, H. (2018). Upaya Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru. Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam, 10(1), 19–36.

Jokomarsono, W. (2019). Supervisi Edukatif Kolaboratif Secara Periodik Sebagai Upaya Peningkatan Kinerja Guru Dalam Pembelajaran. Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan, 4(1), 42–59.

Lubis, H. (2018). Kompetensi Pedagogik Guru Pofesional. Best Journal, 1(2), 16–19.

Mangkunegara, A. A. P. (2004). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Masrayati. (2019). Peningkatan Kinerja Guru dalam Pembelajaran di Kelas Melalui Supervisi Edukatif Kolaboratif Secaa Periodik Tahun2017. Jurnal Education and Development Institut Pendidikan Tapaluni Selatan, 7(4), 206–209.

Mustikeni. (2019). Peningkatan Kinerja Guru Melalui Supevisi Edukatif Kolaboratif di SDN 2 Setanggor. Jurnal Eduasi Dan Sains, 1(2), 310–321.

Noor, M. (2018). Peningkatan Kinerja Guru Melalui Supervisi Edukatif Kolaboratif Secara Periodik. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 8(1), 45–60.

Priansa, D. J. (2009). Manajemen Supervisi & Kepemimpinan Kepala Sekolah. Bandung: Alfabeta.

Rasto, K. dan. (2016). Kompetensi dan Kinerja Guru Berdasaran Sertifikasi Profesi. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 1(1), 61–71.

Senayasa, I. M. (2020). Supervisi Eduatif Kolaboratif Secara Periodik Untuk Meningkatkan Kinerja Guru Di SD Negeri 1 Selanbawak. Widyadari, 21(1), 351–363.

Silberman, M. (2001). Active Learning 101 Strategi Pembelajaran Aktif. Yogyakarta: YAPPENDIS.

Sugeng, M. (2015). Komponen Silabus, Komponen RPP, dan Prinsip Penyusunan RPP Pada Implementasi Kurikulum 2013. Retrieved February 23, 2019, from https://www.salamedukasi.com/2014/07/ komponen-silabus-komponen-rpp-dan.html

Suhardan, D. (2010). Supervisi Profesional. Bandung: Alfabeta.

Sumiyati, E. (2017). Penggunaan Model Pembelajaran Interaktif Berbasis Aktivitas Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas VI Pada Pelajaran PKN SD Negeri 09 Kabawetan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 10(2), 66–72.

Syamsuddin, A. (2005). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.




DOI: http://dx.doi.org/10.23887/jisd.v4i2.25443

Article Metrics

Abstract view : 302 times
PDF file view : 246 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar


JURNAL ILMIAH SEKOLAH DASAR IS PUBLISHED BY:

LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Jl. Udayana, Kampus Tengah, Singaraja-Bali
Kode Pos 81116
Telp. 0362-22928
Homepage: https://lppm.undiksha.ac.id
Email: wayan_widiana@yahoo.co.id


Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar terindeks oleh

 Akreditasi SINTA   




Creative Commons License

Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar memiliki lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.