PENGARUH PELATIHAN LARI AKSELERASI TERHADAP KELINCAHAN DAN VO2MAKS

Penulis

  • I Gede Ferdi Setiadi .
  • Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS .
  • dr. Ni Putu Dewi Sri Wahyuni, S.Ked. .

DOI:

https://doi.org/10.23887/jiku.v2i1.4094

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan lari akselerasi terhadap kelincahan dan vo2maks. Jenis penelitian adalah eksperimen sungguhan dengan rancangan the modified randomized pretest postest control group design. Sampel penelitian sebanyak 32 orang yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Kelincahan di ukur dengan menggunakan tes lari Illinois Agility dan vo2maks dengan tes MFT, selanjutnya data dianalisis dengan bantuan program SPSS 16,0. Hasil analisis data pada pelatihan lari akselerasi untuk kelincahan terjadi peningkatan sebesar 0.6994, sedangkan pelatihan lari akselerasi untuk vo2maks terjadi peningkatan sebesar 1.9213, sedangkan pada kelompok kontrol juga terjadi peningkatan akibat diberikan pelatihan konvensional pada kelincahan terjadi peningkatan 0.3344 dan pada vo2maks terjadi peningkatan 1.2281. Hasil uji t-independent pada variabel kelincahan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol didapat thitung sebesar 12,637, sedangkan Hasil uji t-independent pada variable vo2maks antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol didapat thitung sebesar 2,306. Dari hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa; (1) pelatihan lari akselerasi berpengaruh terhadap peningkatan kelincahan pada siswa putra kelas VIII SMP N 1 Seririt tahun 2014. (2) pelatihan lari akselerasi berpengaruh terhadap peningkatan vo2maks pada siswa putra kelas VIII SMP N 1 Seririt tahun 2014.
Kata Kunci : lari akselerasi, kelincahan, vo2maks

This study aims to determine the effect of acceleration on agility training run and VO2max. This type of research is a real experiment with the modified randomized pretest posttest control group design. 32 samples are determined by simple random sampling technique. Agility is measured using a test run with the Illinois Agility and VO2max tests MFT, then the data were analyzed with SPSS 16.0. The results of the analysis of data on acceleration run training for agility is 0.6994, while the acceleration run training for VO2max is 1.9213, whereas the control group also increased as a result of conventional training given in an increase agility by 0.3344 and 1.2281 on an increase in VO2max. The results of the independent t-test agility variables between treatment group and control group obtained by t-count is 12.637, while the independent t-test results on variable VO2max between the treatment and control groups obtained by t-count is 2.306. From the results of the data analysis and discussion, it can be concluded that; (1) training run acceleration affect the increased agility in male students in class VIII at SMP N 1 Seririt 2014. (2) Training run acceleration affect the increase in VO2max in male students in class VIII of SMP N 1 Seririt 2014.
keyword : acceleration run Training, agility, VO2max

Diterbitkan

2014-10-23

Cara Mengutip

., I. G. F. S., ., P. D. I. N. K. M., & ., dr. N. P. D. S. W. S. (2014). PENGARUH PELATIHAN LARI AKSELERASI TERHADAP KELINCAHAN DAN VO2MAKS . Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha, 2(1). https://doi.org/10.23887/jiku.v2i1.4094

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 > >>