MODEL MENTAL SISWA PADA SUBPOKOK BAHASAN PERUBAHAN MATERI

Putu Eka Sukma Diantari, I Wayan Suja, I Dewa Ketut Sastrawidana

Abstract


Abstrak

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan profil model mental siswa serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terbentuknya model mental alternatif siswa pada subpokok bahasan perubahan materi di SMP Negeri 2 Singaraja. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix methods jenis sekuensial. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, pemberian tes diagnostik dua tingkat (two-tier), dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan profil model mental siswa kelas VII pada subpokok bahasan perubahan materi 5,30% tergolong model mental ilmiah, serta 92,38% mengalami model mental alternatif, yang meliputi 69,81% memiliki model mental benar sebagian dan 22,57% memiliki model mental miskonsepsi khusus. Sedangkan sisanya, sebanyak 2,32% tidak memberikan tanggapan. Faktor penyebab terbentuknya model mental alternatif pada pikiran siswa, meliputi minat dan motivasi belajar siswa rendah, pemaknaan konsep-konsep perubahan materi rendah, pemahaman konsep pendukung terkait perubahan materi rendah, pemahaman terhadap ketiga level kimia (level makroskopis, level submikroskopis, dan level simbolik) beserta interkoneksinya rendah, buku teks (paket) yang digunakan kurang lengkap, dan strategi mengajar yang diterapkan oleh guru tidak tepat.

Kata-kata kunci: perubahan materi, model mental, model mental alternatif.

Abstract

This research was aimed to describe and explain the profile of mental model students and identify the factors that cause the formation of an alternative mental model students on the subject of material changes at SMP Negeri 2 Singaraja. This research is a mix methods approach, type sequential. Data collection was carried out by observation, giving two-tier diagnostic tests, and interviews. The results showed the profile of mental class VII grade students on the  subject of  material change 5.30% classified as a scientific mental model, and 92.38% experienced an alternative mental model, which included 69.81% having a partially correct mental model and 22.57% having special mental misconception models. While the rest, as much as 2.32% did not give a response. Factors that cause the formation of alternative mental models on students minds, including low interest and student learning motivation, meaning concepts of low material change, understanding of supporting concepts related to low material changes, understanding of all three chemical levels (macroscopic level, submicroscopic level, and symbolic level) along with the low interconnection, the textbook (package) used is incomplete, and the teaching strategy applied by the teacher is not appropriate.

Keywords: change materials, mental model, alternative mental model


Full Text:

PDF

References


Ahtee, M. & Varjola, I. 2007. Students Understanding of Chemical

Reaction. International Journal of Science Education. 20(3): 305-316.

Danar, V. F. 2012. Hubungan Antara Motivasi Belajar Intrinsik dan

Ekstrinsik Siswa dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas X Kompetensi Keahlian Teknik Audio Video SMK Ma’arif 1 Wates. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakata. Diperoleh dari

http://eprints.uny.ac.id/7516/.

Fatmawati., Papuntungan. M., & Rakhmawaty. A. 2014. Identifikasi Kesulitan Belajar Siswa pada Materi Persamaan Reaksi kelas X dan XI IPA MAN Batudaa. E-jurnal Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo.

Halim, N. D. A., Ali, M. B., & Yahaya, N. 2013. “Mental Model in Learning Chemical Bonding: A Preliminary Study”. Journal Procedia - Social and Behavioral Sciences. 97: 224–

Handayanti, Y., Setiabudi, A., & Nahadi. 2015. ”Analisis Profil Model Mental Siswa SMA pada Materi Laju Reaksi”. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA. 1(1): 107-122,

e-ISSN 2477-2038.

Harefa, A. O. 2013. “Penerapan Teori Pembelajaran Ausebel dalam Pembelajaran”. Warta Dharmawangsa. 36: 43-55.

Iriyanti, N. P., Mulyani, S., & Ariani, S. R.

D. 2012. “Identifikasi Miskonsepsi pada Materi Pokok Wujud Zat Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Bawang Tahun Ajaran 2009/2010”. Jurnal Pendidikan Kimia. 1(1): 8- 13.

Jansoon, N., Richard, K. C., & Somsook,

E. 2009. “Understanding Mental Models of Dilution In Thai Students”. International Journal of Environmental & Science Education. 4(2): 147-168.

Junarti., Enawaty, E., & Sartika, R. P. 2018. “Deskripsi Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Perubahan Kimia dan Fisika di Kelas VII SMP”. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. 7(1): 1-8.

Nurcahyani, N. 2012. “Efektivitas Metode Pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) Berbasis Science Environment Technology And Society (SETS) Berbantuan Macromedia Flash terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Materi Pokok Perubahan Fisika Dan Kimia”. Jurnal Pendidikan Kimia. 1: 19-25.

Purnomo, Arif. 2009. Pengembangan Asessmen. Semarang: PPG UNNES Semarang.

Sapuroh, S. 2010. Analisis Kesulitan Belajar Siswa dalam Memahami Konsep Biologi pada Konsep Monera di MAN Serpong Tanggerang. Skripsi tidak diterbitkan. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hydayatullah

Sendur, G., Toprak, M., & Pekmez, E.S. 2010. “Analyzing of Students’ Misconceptions About Chemical Equilibrium”. Paper on International Conference on New Trends in Education and Their Implications. Antalya-Turkey.

Suja, I W, & Retug, N., 2013a. Profil Konsepsi Kimia Siswa Kelas XI di Kota Singaraja.Prosiding Senari (Seminar Nasional Riset Inovatif) Lembaga Penelitian UNDIKSHA. 1: (172179), ISSN 2339-1553.

Tersedia pada

http://lemlit.undiksha.ac.id

Suja, I W, & Retug, N., 2013b. Konsepsi Kimia Siswa Kelas XII di Kota Singaraja. Prosiding Seminar Nasional FMIPA UNDIKSHA III

Tahun 2013. Tersedia pada http://ejournal.undiksha.ac.id (diakses tanggal 20 Juli 2017).

Suja, I W. 2015. “Model Mental Mahasiswa Calon Guru Kimia dalam Memahami Bahan Kajian Stereokimia”. Jurnal Pendidikan Indonesia. 4(2): 625-638.

Sumiati, A. 2007. Metode Pembelajaran.

Bandung: CV Wacana Prima.

Suparno, Paul. 2005. Miskonsepsi dan Perubahan Konsep Pendidikan Fisika. Jakarta: Grasindo.

Wiji., Liliasari., Sopandi W., dan Martoprawiro, M. A. K. 2014. “Kemampuan Berpikir Logis dan Model Mental Kimia Sekolah Mahasiswa Calon Guru”. Jurnal Cakrawala Pendidikan. 33(1): 147-

Yoni, A. A. I. S., Suja, I W., & Karyasa, I

W. 2017. Profil Model Mental Siswa SMA Kelas X tentang

Konsep-konsep Dasar Kimia pada Kurikulum Sains SMP. Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha. Tersedia pada

http://ejournal.undiksha.ac.id (diakses tanggal 11 Juni 2018).

Zydny, R., Sopandi, W, & Kusrijadi, A. 2015. “Gambaran Level Submikroskopik Untuk Menunjukan Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Persamaan Kimia dan Stoikiometri”. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA. 1(1): 42-59, e-

ISSN 2477-2038.




DOI: http://dx.doi.org/10.23887/jjpk.v2i2.21168

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



JURNAL PENDIDIKAN KIMIA UNDIKSHA IS PUBLISHED BY:

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Jl. Udayana, Kampus Tengah, Singaraja-Bali
Kode Pos 81116
Telp. 0362-22928
Homepage: http://pendidikankimia.undiksha.ac.id/
Email: jurnalpendidikankimiaundiksha@gmail.com

 

Universitas Pendidikan Ganesha



 

Creative Commons License
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.