Pendampingan pada Keluarga dengan Anak Berisiko Stunting di Kelurahan Muktiharjo Kidul, Semarang

Authors

  • Dyah Wiji Puspita Sari Universitas Islam Sultan Agung
  • Maya Dwi Yustini Universitas Islam Sultan Agung
  • Apriliani Yulianti Wuriningsih Universitas Islam Sultan Agung
  • Kholidah Kholidah Universitas Islam Sultan Agung
  • Nopi Nur Khasanah Universitas Islam Sultan Agung
  • Muh. Abdurrouf Universitas Islam Sultan Agung

DOI:

https://doi.org/10.23887/ijcsl.v5i4.41523

Keywords:

Pendampingan, Keluarga Berisiko Stunting

Abstract

Stunting telah menjadi ancaman permasalahan gizi dunia yang perlu segera ditangani. Indonesia merupakan negara yang memiliki jumlah anak balita pendek terbesar dibandingkan dengan negara Malaysia, Thailand, serta Vietnam. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi ancaman tersebut dengan mengajarkan cara mengelola bayi usia di bawah dua tahun yang berisiko menjadi tidak berisiko stunting. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pendampingan dengan memberikan berbagai intervensi keperawatan pada keluarga dengan anak berisiko stunting. Metode di atas diimplementasikan dalam 3 (tiga) tahapan yaitu (1) sosialisasi, (2) pelaksanaan kegiatan, serta (3) monitoring dan evaluasi. Hasil  pelaksanaan kegiatan ini yaitu pendampingan oleh tenaga kesehatan professional  memberikan peran yang besar pada pencegahan risiko stunting. Kesimpulan dalam kegiatan ini yaitu pendampingan pada keluarga berisiko stunting menjadi strategi yang efektif untuk memberdayakan masyarakat dalam rangka meningkatkan kesiapan anggota keluarga untuk mencegah resiko stunting. Kegiatan ini merupakan salah satu solusi unggulan yang menyentuh secara langsung masyarakat dalam pencegahan stunting.

Author Biography

Dyah Wiji Puspita Sari, Universitas Islam Sultan Agung

Departemen Manajemen dan DKKD

References

Adliyani, Z. O. N. (2015). Pengaruh Perilaku Individu terhadap Hidup Sehat. Jurnal Majority, 4(7), 109–114. http://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/view/1458.

Adriana, D. (2011). Tumbuh Kembang dan Therapy Bermain pada Anak. Salemba Medika.

Adriani, M., & Kartika, V. (2013). Pola Asuh Makan pada Balita dengan Status Gizi Kurang di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Kalimantan Tengah, Tahun 2011. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 16(2), 20847. https://www.neliti.com/publications/20847/pola-asuh-makan-pada-balita-dengan-status-gizi-kurang-di-jawa-timur-jawa-tengah.

Ahmed, F., Rahman Khan, M., & Jackson, A. A. (2001). ‘Concomitant Supplemental Vitamin A Enhances the Response to Weekly Supplemental Iron and Folic Acid in Anemic Teenagers in Urban Bangladesh.’ American Journal of Clinical Nutrition, 74(1), 108–115. https://academic.oup.com/ajcn/article-abstract/74/1/108/4739650.

Annur, R. A. (2013). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kemiskinan di Kecamatan Jekulo dan Mejobo Kabupaten Kudus Tahun 2013. Economics Development Analysis Journal, 2(4).

Aridiyah, F. O., Rohmawati, N., & Ririanty, M. (2015). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kejadian Stunting pada Anak Balita di Wilayah Pedesaan dan Perkotaan. Pustaka Kesehatan, 3(1), 163–170. http://jurnal.unej.ac.id/index.php/JPK/article/download/2520/2029.

Astuti, D. K. (2016). Hubungan Karakteristik Ibu dan Pola Asuh Gizi dengan Kejadian Balita (Universitas Muhammadiyah Surakarta). Universitas Muhammadiyah Surakarta. http://eprints.ums.ac.id/42620/%0A%0A.

Barker, D. J. P., & Thornburg, K. L. (2013). ‘Placental Programming of Chronic Diseases, Cancer and Lifespan: A Review.’ Placenta, 34(10), 841–845. https://doi.org/10.1016/j.placenta.2013.07.063.

BPPK. (2018). Hasil utama riskesdas 2018.

Ekayanthi, N. W. D., & Suryani, P. (2019). Edukasi Gizi pada Ibu Hamil Mencegah Stunting pada Kelas Ibu Hamil. Jurnal Kesehatan, 10(3), 312–319. https://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK/article/view/1389.

Faried, A. I. (2018). Keterhubungan Pola Pengambilan Keputusan Efektif, Struktur dan Budaya Organisasi di Universitas Pembangunan Panca Budi Medan. JUMANT, 8(2), 1–12. https://journal.pancabudi.ac.id/index.php/JUMANT/article/view/108.

Papitria, P., & Padmawati, R. (2017). Efektivitas Pendidikan Kesehatan melalui Multimedia dan Tatap Muka terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil tentang ASI dan Menyusui. Care: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 5(2), 156–167. https://jurnal.unitri.ac.id/index.php/care/article/view/535.

Hidayati, E. (2015). Pengetahuan dan Stigma Masyarakat terhadap TBC setelah Diberikan Pendidikan Kesehatan Pencegahan dan Penularan. Jurnal Keperawatan Soedirman, 10(2), 76–82. http://jks.fikes.unsoed.ac.id/index.php/jks/article/view/602.

Imtihanatun, N. (2013). Faktor Risiko Balita Stunting Usia 12-36 Bulan di Puskesmas Dasan Agung, Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Public Health and Preventive Medicine Archive, 1(1). https://www.neliti.com/publications/21448/faktor-risiko-balita-stunting-usia-12-36-bulan-di-puskesmas-dasan-agung-mataram.

Juniar, M. K., Paramesti, S. I., Wulandari, N. I., Rahayu, F., Syafatulloh, A. I., & Ilmiselri, S. A. (2022). Upaya Pengentasan Masalah Stunting Melalui Pemberdayaan Masyarakat di Desa Pamijen Kecamatan Sokaraja. Jurnal of Community Health Development, 3(1), 63–72. http://jos.unsoed.ac.id/index.php/jchd/article/view/5030.

Miko, A., & Al-Rahmad, A. H. (2017). Hubungan Berat dan Tinggi Badan Orang Tua dengan Status Gizi Balita di Kabupaten Aceh Besar. Gizi Indonesia, 40(1), 21–34. http://www.ejournal.persagi.org/index.php/Gizi_Indon/article/view/222.

Mufida, L., Widyaningsih, T. D., & Maligan, J. M. (2015). Prinsip Dasar MPASI untuk Bayi Usia 6-24 Bulan: Kajian Pustaka. Jurnal Pangan Dan Agroindustri, 3(4), 1646–1651. https://jpa.ub.ac.id/index.php/jpa/article/view/290.

Muktiali, M. (2009). Penyusunan Instrumen Monitoring dan Evaluasi Manfaat Program Pembangunan di Kota Semarang. Jurnal Riptek, 3(2), 11–20. https://bappeda.semarangkota.go.id/uploaded/publikasi/Penyusunan_Instrumen_Monitoring_Dan_Evaluasi_Manfaat_Program_Pembangunan_Di_Kota_Semarang_-_M._MUKTIALI.pdf.

Ngatu, E. R., & Rochmawati, L. (2018). Hubungan Pengetahuan tentang Anemia pada Remaja dengan Pemenuhan Kebutuhan Zat Besi pada Siswi SMKN 4 Yogyakarta. Jurnal Kebidanan Indonesia, 6(1). http://jurnal.stikesmus.ac.id/index.php/JKebIn/article/view/98.

Normina, N. (2016). Partisipasi masyarakat dalam pendidikan. Ittihad, 14(26). http://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/ittihad/article/view/874.

Nova, M., & Afriyanti, O. (2018). Hubungan bert badan, ASI eksklusif, MP-ASI dan asupan energi dengan stunting pada balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Lubuk Buaya. Jurnal Kesehatan Perintis, 5(1). http://www.jurnal.stikesperintis.ac.id/index.php/JKP/article/view/92.

Saputri, R. A., & Tumangger, J. (2019). Hulu-Hilir Penanggulangan Stunting di Indonesia. Journal of Political Issues, 1(1), 1–9. http://www.jpi.ubb.ac.id/index.php/JPI/article/view/2.

Sari, D. W. P. (2020). Kelompok Pendamping Makanan Pendamping ASI (KP-MPASI) di Rumah Sehat Anti Stunting (RS-AS). International Journal of Community Service Learning, 4(1), 44–51. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/IJCSL/article/view/24168.

Sari, D. W. P., Wuriningsih, A. Y., Khasanah, N. N., & Najihah, N. (2021). Peran Kader Peduli Stunting Meningkatkan Optimalisasi Penurunan Risiko Stunting. Jurnal Penelitian Dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan, 7(1), 45–52. https://scholar.archive.org/work/rgptpfxdtvdm5kanrm35k2g5se/access/wayback/http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/jnm/article/download/17424/pdf.

Sulistyawati, A. (2014). Deteksi Tumbuh Kembang Anak. Salemba Medika.

Tampubolon, M. T., Fadilah, M., & Roflin, E. (2020). Model Pengendalian Faktor Risiko Stunting pada Anak Balita Ditinjau dari Program STBM (Doctoral dissertation, Sriwijaya University). Universitas Sriwijaya.

Trihono, P. P., Djer, M. M., Sjakti, H. A., Hendrarto, T. W., & Prawitasari, T. (2013). Best Practices in Pediatrics. Ikatan Dokter Anak Indonesia cabang DKI Jakarta. https://fk.ui.ac.id/wp-content/uploads/2016/01/Buku-PKB-IDAI-Jaya-X.pdf.

Tristianto, C. (2022). Penggunaan Metode Waterfall untuk Pengembangan Sistem Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Pedesaan. Jurnal ESIT (E-Bisnis, Sistem Informasi, Teknologi Informasi), 12(1). http://openjournal.unpam.ac.id/index.php/ESIT/article/view/18174.

Wuriningsih, A. Y. (2020). Rumah Sehat Anti Stunting Generasi Cerdas, Anti Stunting. In Unissula Nursing Conference Call for Paper & National Conference, 2(1). http://lppm-unissula.com/jurnal.unissula.ac.id/index.php/unc/article/view/15454.

Yuwanti, Y., Mulyaningrum, F. M., & Susanti, M. M. (2021). Faktor–Faktor yang Memengaruhi Stunting pada Balita di Kabupaten Grobogan. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 10(1), 74–84. http://www.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/704.

Downloads

Published

2022-03-03

How to Cite

Puspita Sari, D. W., Yustini, M. D., Wuriningsih, A. Y., Kholidah, K., Khasanah, N. N., & Abdurrouf, M. (2022). Pendampingan pada Keluarga dengan Anak Berisiko Stunting di Kelurahan Muktiharjo Kidul, Semarang. International Journal of Community Service Learning, 5(4), 282–289. https://doi.org/10.23887/ijcsl.v5i4.41523