Meningkatkan Kemampuan Berhitung melalui Media Congklak pada Siswa Kelas II SD Inpres Wosia

Authors

  • Alice Yeni Verawati Wote Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halmahera
  • Mardince Sasingan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halmahera
  • Kasiang Yunita Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halmahera

DOI:

https://doi.org/10.23887/ijee.v4i1.24384

Keywords:

kemampuan berhitung, media congklak

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Penerapan Media Permainan Congklak dalam Meningkatkan Kemampuan Berhitung Siswa Kelas II SD Inpres Wosia. Metode dalam penelitian ini yaitu metode pre-experiment tanpa adanya kelompok pembanding. Penelitian ini mengunakan One Group Pretest-Posttest Design dengan teknik analisis data menggunakan paired t test. Teknik  pengumpulan data yang digunakan adalah soal tes. Penelitian ini menggunakan keseluruhan populasi yang berjumlah 24 orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan rata-rata diperoleh nilai posttest = 77.91 lebih tinggi dibandingkan nilai pretest = 43.75, sedangkan thitung = -14.697 ≠ ttabel = 1.714 .  Maka dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima atau penerapan media permainan Congklak dapat meningkatkan kemampuan berhitung siswa Kelas II SD Inpres Wosia.

 

References

Djamarah , Syaiful Bahri. 2011. Psikologi Belajar. Jakarta: Bumi Aksara. p107.

Fathurrohman Pupuh, Sutikno M Sobry. (2014). Strategi Belajar Mengajar Melalui Pemahaman Konsep Umum & Konsep Islami. Bandung: Refika Adimata. p65.

Hidayat Asep. (2016). Pengaruh Penggunaan alat Peraga Dakon Matematika (Dakota) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/33756. 12(9). p1.

Kurniawati. (2006). Permainan Tradisional di Indonesia. Bandung: Rosdakarya. p7-10.

Michel, N., Cater III. J. J & Varela, O. (2009). Active Versus Passive Teacing Styles: An Empirical Study Of Student Outcomes. Human Resource Development Quarterly. 20(4). P297-418.

Morena Cindo. (2010). Permainan Tradisonal. Jakarta: Ghina Walafa. p5.

Muksin Ahmadi. (2006). Bermain dan Kecerdasan Matematis. Bandung: Remaja Rosdakarya. p31.

Nataliaya Prima. (2015). Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Permainan Tradisional Congklak Untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan. 20(10). P246-353.

Sulaiman, A. (2013) Penerapan Media Permainan Dakon Dalam Peningkatan Hasil Belajar Berhitung Siswa Kelas I SD Al-Amin Surabaya. http://www.scribd.com/doc/125237696/PENERAPAN-MEDIAPERMAINAN-DAKON-DALAM-PENINGKATAN-HASIL-BELAJARBERHITUNG-SISWA-KELAS-1-SD-AL-AMIN-SURABAYA#scribd. 20(1).

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sinar Grafika .

Zubaidah Amir, Risnawati. (2006). Psikologi Pembelajaran Matematika. Yogyakarta: Aswajaja Pressindo. p63.

Downloads

Published

2020-04-13

How to Cite

Verawati Wote, A. Y., Sasingan, M., & Yunita, K. (2020). Meningkatkan Kemampuan Berhitung melalui Media Congklak pada Siswa Kelas II SD Inpres Wosia. International Journal of Elementary Education, 4(1), 107–111. https://doi.org/10.23887/ijee.v4i1.24384

Issue

Section

Article