Optimalisasi Penerapan Layanan Bimbingan untuk Meningkatkan Hasil Belajar

Authors

  • Ni Wayan Nerti SMK Negeri 2 Negara

DOI:

https://doi.org/10.23887/jear.v5i2.33314

Keywords:

Layanan Bimbingan, Meningkatkan Hasil Bela-jar

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan permasalahan-permasalahan yang berasal dari dalam dan luar diri siswa, sehingga diperlukannya penerapan Layanan Bimbingan untuk membantu memberikan solusi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan Layanan Bimbingan terhadap hasil pembelajaran siswa pada program keahlian TPHPI bagi siswa kelas X. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah hasil belajar siswa, dan objek penelitian ini adalah siswa kelas X sebanyak 36 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode tes. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes kompetensi hasil belajar siswa. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data statistik kuantitatif. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan hasil belajar siswa pada siklus I dilihat dari rata-rata kelas telah mencapai KKM (70,52), pada siklus II (76,58), dan pada siklus III (79,66). Simpulan penelitian ini adalah optimalisasi penerapan layanan bimbingan untuk meningkatkan hasil belajar bagi siswa kelas X Semester Ganjil Program Keahlian TPHPI dapat meningkatkan hasil pembelajaran secara signifikan. Implikasi penelitian ini adalah dengan penerapan layanan bimbingan dapat meyelesaikan permasalahan yang ada pada diri siswa dan membuat siswa lebih berani menyampaikan pendapat serta mengenal minat dan bakat yang dimiliki oleh siswa.

References

Agung, D. F., & Alizamar, A. (2019). Peran Guru Bimbingan dan Konseling Terhadap Kreativitas Anak Berbakat. Schoulid: Indonesian Journal Of School Counseling, 4(2). https://doi.org/10.23916/08404011

Devianti, R. (2015). Kontribusi Dukungan Orangtua, Teman Sebaya, dan Guru Bimbingan dan Konseling terhadap Minat Siswa pada Jurusan yang Ditempati di SMA. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 3(2), 22–30. https://doi.org/10.29210/1126%y

Dharsana, I. K., Suarni, N. K., & Mahendra, I. G. N. (2020). Efektivitas Konseling Behavioral dengan Teknik Modeling untuk Meningkatkan Self Autonomy melalui Lesson Study. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 10(2), 87. https://doi.org/10.23887/jibk.v10i2.23281

Fatimah, D. (2015). Pengembangan Model Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Role Playing Untuk Mengembangkan Kepercayaan Diri Siswa. Jurnal Bimbingan Konseling, 4(1), 23–29. https://doi.org/10.15294/jubk.v4i1.6871

Hasanah, A., Ilyas, A., & Afdal, A. (2018). Kreativitas Siswa dan Upaya Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor dalam Pengembangannya. Insight: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 7(1), 1–8. https://doi.org/10.21009/insight.071.01

Kumalasari, R., & Susanto, B. (2017). Pengaruh layanan informasi bimbingan konseling berbantuan media audio visual terhadap empati siswa. Jurnal Ilmiah Counsellia, 7(1), 20–27. https://doi.org/10.25273/counsellia.v7i1.1162

Luddin, A. B. M. (2014). Kinerja Kepala Sekolah Dalam Kegiatan Bimbingan Dan Konseling. Jurnal Ilmu Pendidikan, 19(2). https://doi.org/10.17977/jip.v19i2.4216

Lupyanto, L. S., & Dwikurnaningsih, Y. (2014). Pengembangan Pengukuran Kompetensi Kepribadian Berbantuan Komputer Untuk Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling. Satya Widya, 30(2), 71–81. https://doi.org/10.24246/j.sw.2014.v30.i2.p71-81

Marsudi, S., Suwarno, S., Wulandari, M. D., & Hastuti, W. (2015). Penakerja: Implementasi Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014 Tentang Bimbingan Dan Konseling Pada Pendidikan Dasar Dan Menengah Di SD Muhhammadiyah PK Surakarta Dan MIM PK Kartasura. Warta, 18(2), 126–134. https://doi.org/10.23917/warta.v18i2.1952

Novarita, E. (2014). Perilaku Bolos Siswa dan Implikasinya Terhadap Layanan Bimbingan dan Konseling (Studi Deskriptif Terhadap Siswa SMP N 1 Pasaman). Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 2(2), 9–13. https://doi.org/10.29210/196%y

Putri, R. M., S, N., & Daharnis, D. (2014). Pengembangan Modul Bimbingan dan Konseling untuk Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Sekolah. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 1(2), 121–135. https://doi.org/10.29210/120%y

Rahim, M., & Puluhulawa, M. (2018). Tracer Study Lulusan Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Gorontalo. JP (Jurnal Pendidikan), 2(2), 121–127. https://doi.org/10.26740/jp.v2n2.p121-127

Rahim, M., & Puluhulawa, M. (2019). Pengembangan Panduan Bimbingan Dan Konseling Untuk Mengembangkan Kecerdasan Sosial Siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan Dan Konseling, 4(2), 77–87. https://doi.org/10.26858/jpkk.v4i2.5817

Santosa, H. (2013). Program Bimbingan dan Konseling Pribadi Sosial untuk Mengembangkan Perilaku Seksual Sehat Remaja (Studi Pengembangan di Sekolah Menengah Atas SMA Kartika Siliwangi 1 Bandung). Psikopedagogia: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 2(1), 1–13. https://doi.org/10.12928/psikopedagogia.v2i1.2455

Supriadi, D. (2016). Peningkatan Kualitas Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(1). https://doi.org/10.17977/jip.v1i1.2259

Suryahadikusumah, A. R., & Dedy, A. (2019). Implementasi layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar untuk mengembangkan kemandirian siswa. Premiere Educandum, 9(1), 44–56. https://doi.org/10.25273/pe.v9i1.4225

Yulfitri, F., Marjohan, M., & Sano, A. (2014). Konformitas Internalisasi Siswa Terhadap Peraturan Sekolah dan Implikasinya dalam Layanan Bimbingan dan Konseling. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 2(1), 36–41. https://doi.org/10.29210/1118%y

Zulfa, M. Y., Daharnis, D., & Syahniar, S. (2017). Hubungan antara Locus of Control dan Persepsi Siswa tentang Pendidikan dengan Motivasi Belajar serta Implikasinya dalam Pelayanan Bimbingan dan Konseling. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 3(1), 1–11. https://doi.org/10.29210/02017103

Downloads

Published

2021-03-26

Issue

Section

Artikel