Penerapan Humanistik Melalui Non Verbal Reinforcement ditinjau Dari Percaya Diri Siswa Dalam Pembelajaran

Authors

  • Veni Veronica Siregar Universitas Islam Negeri UIN Sunan Kalijaga Yogjakarta
  • Suyadi Suyadi UIN Sunan Kalijaga Yogjakarta
  • Ragil Dian purnama Putri UIN Sunan Kalijaga Yogjakarta

DOI:

https://doi.org/10.23887/jjpgsd.v9i1.31479

Keywords:

humanistik, percaya diri siswa

Abstract

Penggunaan metode pembelajaran yang kurang tepat dapat menyebabkan kepercayaan diri siswa didalam pelaksanaan pembelajaran menjadi rendah, sehingga diperlukan metode yang dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan humanistik melalui non verbal reinforcement ditinjau dari percaya diri siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan. Subjek penelitian ini adalah kepercayaan diri siswa dalam pembelajaran, sedangkan objek penelitian ini adalah siswa dan guru. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi kasus. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis data statistik deskriptif kualitatif. Hasil temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa humanistik dengan melalui verbal reinforcement mampu memberikan dampak yang sangat baik terhadap siswa dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan humanistik melalui non verbal reinforcement dinyatakan dapat berpengaruh terhadap percaya diri siswa dalam pembelajaran. Implikasi penelitian ini adalah siswa akan merasa nyaman saat belajar, merasa dihargai tidak adanya rasa perbedaan prilaku yang dilakukan guru terhadap siswa, siswa bebas dalam mengeskplorasi rasa keingintahuannya tanpa ada rasa ancaman

References

A., D. K. (2011). Pendidikan Karakter Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Jakarta: PT. Gramedia.

Adywibowo, I. P. (2010). Memperkuat Kepercayaan Diri Anak melalui Percakapan Refrensial. Jakarta: Jurnal Pendidikan Penabur, (15).

Aini, H., Suandi, N., & Nurjaya, G. (2019). Pemberian Penguatan (Reinforcement) Verbal dan Nonverbal Guru Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas VIII MTSN Seririt. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Undiksha. Retrieved from https://doi.org/10.23887/jjpbs.v8il.20246

Aji, R. H. S. (2020). Dampak Covid-19 pada Pendidikan di Indonesia: Sekolah, Keterampilan, dan Proses Pembelajaran. SALAM: Jurnal Sosial Dan Budaya Syar-I, 7(5 (2020)), 395–402.

Arbayah. (2013). Model Pembelajaran Humanistik. Jurnal Dinamika Ilmu, 13(2), 204–220.

Arikunto, S. (2014). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Faiqoh, N. M., & Baroroh, R. U. (2020). Teori Belajar Humanistik dan Implikasinya Pada Maharah Istima’. Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan Dan Keislaman, 9(2), 213–228.

Hendarman. (2019). Pendidikan Karakter Era Milenial. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Idris, S., & Tabrani, Z. (2017). Realitas Konsep Pendidikan Humanisme dalam Konteks Pendidikan Islam. Jurnal Edukasi: Jurnal Bimbingan Konseling, 3(1), 96–113.

Imam Gunawan. (2014). Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik. Jakarta: Bumi Aksara.

Kosim, M. (2012). Pemikiran Pendidikan Islam Ibn Khaldil: Kritis, Humanis. Jakarta: Rineka Cipta.

Lilis, F., & Andi, S. (2005). Kebenaran Al-quran dan Hadist I (p. 65). Malang: PT. Tiga Serangkai Mandiri.

Moleong. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mujib, Z., & Suyadi. (2020). Teori Humanistik dan Implikasi dalam Pembelajaran PAI di SMA Sains Alquran Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 11–23.

Mulyasa. (2014). Manajemen Pendidikan Karakter (p. 3). Jakarta: Bumi Aksara.

Muslich, M. (2011). Pendidikan Karakter: Menjawab Tantangan Krisis. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Narwati, S. (2011). Pendidikan Karakter. Yogyakarta: Familia.

Nasution, H. A., & Suyadi, S. (2020). Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Humanistik dengan Pendekatan Active Learning di SDN Nugopuro Gowok. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 17(1), 31–41.

Ramadhan, R. (2019). Implementasi Pembelajaran Humanistik dalam Pendidikan Karakte: Studi Multi Kasus di SD Sekolah Alam Insan Mulia Surabaya dan SD Yayasan Islam Malik Ibrahim Gresik. (Doctoral dissertation, UIN Sunan Ampel Surabaya).

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Sutrisno, & Aminah, S. (2017). Menumbuhkan Karakter Pada Anak Melaui Tutorial Simulasi. Prosiding SNBK (Seminar Nasional Bimbingan Dan Konseling), 1(1), 212–218.

Suyadi. (2011). Pentingnya Membangun Karakter Sejak Usia Dini Agar Berdaya Saing Global. Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 3(2).

Suyadi. (2014). Teori Pembelajaran Anak Usia Dini. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Syifaâ, R. (2008). Psikologi Humanistik dan Aplikasinya dalam Pendidikan. EL TARBAWI, 1(1), 99–114.

Uno, B. H. (2015). Teori Motivasi dan Pengukuran. Gorontalo: Bumi Aksara.

Wibowo, A. (2017). Pendidikan Karakter. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Widiyatmoko, A. (2013). Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Terpadu Berkarakter Menggunakan Pendekatan Humanistik Berbantu Alat Peraga Murah. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 2(1).

Wulandari, Y., & Kristiawan, M. (2017). Strategi Sekolah Dalam Penguatan Pendidikan Karakter Bagi Siswa Dengan Memaksimalkan Peran Orang Tua. Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, Dan Supervisi Pendidikan, 2(2), 290–303.

Zidniyati. (2020). Pengaruh Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar di Era Revolusi Industri 4.0. TARBIYATUNA: Kajian Pendidikan Islam, 3(1 (2019)), 41–58.

Zubaedi. (2011). Desain Pendidikan KarakterKonsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan (p. 67). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Downloads

Published

2021-04-08

How to Cite

Siregar, V. V., Suyadi, S., & Dian purnama Putri, R. (2021). Penerapan Humanistik Melalui Non Verbal Reinforcement ditinjau Dari Percaya Diri Siswa Dalam Pembelajaran. MIMBAR PGSD Undiksha, 9(1), 56–63. https://doi.org/10.23887/jjpgsd.v9i1.31479

Issue

Section

Articles