PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) BERBANTUAN KURSI PANAS TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS Ir. SOEKARNO

Ahmad Fatoni ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo .

Abstract


Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Creative Problem Solving (CPS) berbantuan kursi panas dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus Ir. Soekarno Denpasar Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy experiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus Ir. Soekarno Denpasar Selatan tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 453 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling yang diacak adalah kelasnya untuk menentukan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan hasil pengundian yaitu kelas VA SD N 7 Pedungan sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 43 orang dan kelas VB SD N 5 Pedungan sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 42 orang. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS dengan menggunakan metode tes jenis objektif pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analaisis uji-t didapat thitung = 4,29 dan ttabel = 2,000 pada taraf signifikansi 5% dan dk = 83, ini berarti thitung > ttabel maka Ha diterima dan H0 ditolak. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui model kooperatif tipe CPS berbantuan kursi panas dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Rata-rata hasil belajar IPS yang diperoleh antara siswa kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan siswa kelompok kontrol (79,71>73,81). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe CPS berbantuan kursi panas berpengaruh terhadap hasil belajar IPS kelas V SD Gugus Ir. Soekarno Denpasar Selatan.
Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe CPS, kursi panas, hasil belajar.

This study aims to determine the differences of social science learning outcomes between students who learn by guided cooperative learning model Creative Problem Solving (CPS) assisted hot seat games with students who learn by the conventional learning at fifth grade elementary school students at SD Gugus Ir. Soekarno South Denpasar in 2013/2014 academic year totaling 453 students. This research was a quasi-experimental study with the research design used Non-Equivalent Control Group Design. The population in this research were all students of fifth grade elementary school at SD Gugus Ir. Soekarno South Denpasar in 2013/2014 academic year. Samples were taken by random sampling technique. The experiment group and control group selection was chosen by drawing and the result was class VA SD N 7 Pedungan as experiment group which total of 43 person and class VB SD N 5 Pedungan as control group which total of 42 person. The collected data was the learning result of social studies which was collected by test method with regular multiple choice. Data which had been collected was analyzed by descriptive statistical analysis and interferential statistical used t-test. Based on the t-test results obtained tcount = 4,29 and ttable = 2,000 at the 5% significance level and dk = 83, this valuable tcount > ttable (4,29 > 2,000) then H0 is rejected and Ha accepted. So, could be interpretative that there was significant differences of social science learning outcomes between students who learn by guided cooperative learning model CPS assisted hot seat games with students who learn by the conventional learning. The average value of social studies outcomes of experiment group students was higher than the control group students (79,71 > 73,81). It can be concluded that the guided cooperative learning model CPS assisted hot seat games was significant determinated to social studies outcomes of fifth grade elementary school students at SD Gugus Ir. Soekarno South Denpasar.
keyword : cooperative learning model CPS, hot seat games, learning outcomes.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.23887/jjpgsd.v2i1.3191

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal ini diterbitkan oleh :


Universitas Pendidikan Ganesha


Creative Commons License

Mimbar PGSD Undiksha is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Mimbar PGSD Undiksha indexed by:

Akreditasi SINTA 5 Mimbar PGSD    Crossref



Creative Commons License

Mimbar PGSD Undiksha is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.