PENGARUH PBI TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V

I Ketut Andita Opasana ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd. ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd. .

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Problem-Based Instruction (PBI) dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada siswa kelas V di gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumblah 119 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 2 Kampung Baru yang berjumblah 21 orang dan siswa SD Negeri 7 Kampung Baru yang berjumblah 20 arang. Data kemampuan pemecahan masalah pada mata pelajaran matematika siswa dikumpulkan dengan tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pemebelajaran Problem-Based Instruction (PBI) dengan rata-rata 15,65 sedangkan siswa yang dibelajarkan secara konvensional rata-ratanya 8,25, dengan demikian kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pemebelajaran Problem-Based Instruction (PBI) lebih baik daripada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional. Hasil perhitungan Uji-t, menunjukan thitung sebesar 11,49 dan ttabel sebesar 2,021. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Problem-Based Instruction (PBI) dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada siswa kelas V di gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016.
Kata Kunci : PBI, kemampuan pemecahan masalah matematika.

The study aims to find a significant difference of the mathematical problem solving ability of students who taught by Problem-Based Instruction (PBI) method and the students who taught conventionally in fifth grade cluster VI District of Buleleng in the academic year 2015/2016. This research is a quasi-experimental research. The population of the study was all students in fifth grade cluster VI District of Buleleng in the academic year 2015/2016 which amounted to 119 people. The Samples of this research were fifth grade students of Elementary School No.2 Kampung Baru which amounted 21 people and students of Elementary School No. 7 Kampung Baru which amounted 20 people. The data’s students of problem-solving skills in mathematics was gathered by the test in the form of a description. Data collected were analyzed by using descriptive statistical analysis and inferential statistics. The average of the students’ ability in problem-solving of mathematics who taught by the Problem-Based Instruction (PBI) learning models were15.65 while students who taught conventionally were 8.25, therefore the students who taught by the Problem-Based instruction (PBI) learning models is better than a group of students who taught by conventional models. The results of t-test calculation, shows ttest 11.49 and ttable 2,021. So, it can be concluded that there are the significant differences of student’s ability in mathematical problem-solving who taught by Problem-Based Instruction (PBI) method and students who taught conventionally in fifth grade cluster VI District of Buleleng in the academic year 2015/2016.
keyword : PBI, problem-solving in mathematics.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.23887/jjpgsd.v4i1.7307

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal ini diterbitkan oleh :


Universitas Pendidikan Ganesha


Creative Commons License

Mimbar PGSD Undiksha is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Mimbar PGSD Undiksha indexed by:

Akreditasi SINTA 5 Mimbar PGSD    Crossref



Creative Commons License

Mimbar PGSD Undiksha is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.