Model Pembelajaran dan Metode Penelitian yang Digunakan Guru Penjasorkes SMP Di Bali.

Penulis

  • Made Agus Dharmadi

DOI:

https://doi.org/10.23887/jppundiksha.v45i1.1783

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran dan metode penilaian yang digunakan oleh guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (Penjasorkes) SMP yang ada di Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-kuantitatif dengan populasi penelitian adalah guru-guru Penjasorkes yang ada di Bali.  Sampel penelitian ditentukan secara cluster yang melibatkan 5 kabupaten. Pada masing-masing kabupaten diambil 4 sekolah dan setiap sekolah diambil 1 orang guru sehingga jumlah sampel keseluruhan adalah 20 orang guru Penjasorkes SMP. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) model pembelajaran dan metode penilaian yang paling dikuasai guru adalah model ekspositori (91%) dan metode penilaian unjuk kerja (50%); dan (2) model pembelajaran dan metode penilaian yang dominan dilakukan oleh guru adalah model ekspositori (73%) dan metode penilaian unjuk kerja (54%). Pendalaman terhadap alasan guru memilih model ekspositori adalah sangat praktis dan mudah diimplementasikan (45%), sedangkan alasan pemilihan jenis penilaian yang digunakan guru adalah karena paling sesuai dengan tuntutan kurikulum (73%).

Kata-kata Kunci: model pembelajaran, metode penilaian, penilaian unjuk kerja

Diterbitkan

2012-04-30

Cara Mengutip

Dharmadi, M. A. (2012). Model Pembelajaran dan Metode Penelitian yang Digunakan Guru Penjasorkes SMP Di Bali. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 45(1). https://doi.org/10.23887/jppundiksha.v45i1.1783

Terbitan

Bagian

Articles