Metode Pembelajaran Paired Storytelling Berbantuan Pop-Up Book Efektif Meningkatkan Keterampilan Bercerita
DOI:
https://doi.org/10.23887/mi.v25i3.28914Abstract
Rendahnya keterampilan berbicara siswa disebabkan karena kurang optimalnya penggunaan model pembelajaran sehingga siswa kesulitan untuk memahami pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan kemampuan keterampilan bercerita siswa antara kelas yang diajar dengan menggunakan metode paired storytelling dengan kelas yang diajar tanpa menggunakan metode paired storytelling. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuasi eksperimen. Desain penelitian ini adalah pre-test and post-test group. Populasi penelitian ini berjumlah 22 peserta didik. Sampel diambil menggunakan tenik random sampling yang terdiri dari dua kelas yakni kelas eksperimen sebanyak 11 peserta didik dan kelas kontrol sebanyak 11 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, dokumentasi, observasi dan wawancara. Teknik analisis data meliputi tahap persiapan, tabulasi, dan penerapan data. Data penelitian dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai thitung>ttabel yaitu 9,775>3,900 dengan df 20 pada taraf signifikansi 0.05. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada prestasi keterampilan bercerita antara kelas yang diajar dengan menggunakan metode paired storytelling dengan kelas yang diajar tanpa menggunakan metode paired storytelling; Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode paired storytelling lebih efektif dalam pembelajaran keterampilan bercerita siswa.
References
Amaliya, Isna. 2016. Keefektifan Model Pembelajaran Paired Storytelling Terhadap Keterampilan Menyimak Cerita Siswa SD Kelas V. Semarang
Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta
Arikunto, Suharsimi. 2013. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakrta. PT. Bumi Aksara
Bukhari. 2010. Keterampilan berbahasa membaca dan menulis. Banda Aceh:Pena
Hafismuaddab. 2010. Teknik-Mengajar-Bercerita-Berpasangan-Paired-Storytelling. Jakarta: Wordpress
Hidayat, Irpan. 2012. Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa MTs Melalui Model Problem Based Learning. Jurnal. Bndung: Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Siliwangi.
Holisah, Siti. 2018. Penerapan Metode Paired Storytelling Untuk Meningkatkan Historical Comprehension dan Hasil Belajar Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI MIPA 1 SMA Negeri Rambipuji Tahun Ajaran 2018/2019. Jember
Huda, Miftahul. 2013. Cooperative Learning (Metode, Teknik, Struktur, dan Model Penerapan). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Jakni. 2016. Metodologi Penelitian Eksperimen Bidang Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Lie, Anita. 1994. Paired Storytelling: An Integrated Aproach For Bilingaul and English as a Second Language Students. Jurnal. Texas Reading Report
Lie, Anita. 2008. Mempraktikan Cooperative Learning di Ruang-ruangKelas. Jakarta: PT Gramedia.
Maemunah, Siti, Suripto, danJoharman. 2013. Penggunaan Paired Storytelling untuk Peningkatan Pembelajaran IPS Tentang Proklamasi dan Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia Siswa Kelas V SD. Kalam Cendekia PGSD Kebumen. Vol 5, No 3 (2016).
Noor, Juliansyah. 2015. Metodologi Penelitian. Jakarta: Prenada media Group.
Nurgiyantoro, Burhan. 2014. Penilaian Pembelajaran Bahasa Berbasis Kompetensi (EdisiPertama). Yogyakarta: BPFE Yogyakarta.
Nurmiyati dan Pujiati Suyata. 2014. Keefektifan Paired Storytelling dan Jigsaw dalam Peningkatan Kompetensi Berbicara Siswa Kelas VIII SDM Negeri 3 Sleman. Journal Lingtera. 1 (2):210-223.
Purwanto. 2010. Metodologi Penelitian Kuantitatif untuk Psikologi dan Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Qorini, Dwi. Miratanti. 2017. Peningkatan Kemampuan Berbicara Anak Kelompok A2 Melalui Metode Bercerita Dengan Media Pop Up Book Di TK Darus Sholah Tegal Besar Jember Tahun Pelajaran 2016/2017. Jember
Rahman,Saeful. 2016. Uji Validitas dan Reabilitas Instrumen Kelincahan Balsom Agility Test Untuk Atlit Sekolah Menengah Pertama Kelas Khusus Olahraga di Daerah Istimewa Yogyakarya.Skripsi.Universitas Negeri Yogyakarta.
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D. Bandung: Alfabeta
Sukmadinata, Nana Syaodih. 2013. Metode Penelitian Pendidikan. Bndung. PT Remaja Rosdakarya.
Sulastri. 2014. Peningkatan Keterampilan Bercerita dengan Menggunakan Media Boneka Tangan Pada Siswa Kelas VII MTS YANUSA PONDOK PINANG JAKARTA SELATAN. Jakarta
Susanti, Agustina. 2008. Bercerita Sebagai Energi Bagi Anak. Jakarta: Rumah Indonesia
Tadkiroatun, Musfiroh. 2005. Bercerita Untuk Anak Usia Dini. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Dirjen Diksi
Tarigan, H. G. 2015. Berbicra Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa
Zeila, WZ. 2014. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbantuan Komik Pop Up dengan Model Problem Based Instruction (PBI) Sub Pokok Bahasan Kubus dan Balok untuk Siswa SMP Kelas VIII. Jember. Program Studi Pendidikan Matematika Jurusan Pendidikan MIPA Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.