Pengaruh Blended Learning terhadap Hasil Belajar Kimia Ditinjau dari Kemandirian Siswa

Penulis

  • Gede Sandi

DOI:

https://doi.org/10.23887/jppundiksha.v45i3.1839

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pembelajaran blended (blended learning) terhadap hasil belajar kimia ditinjau dari kemandirian siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan posttest only control group design. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran yang terdiri dari dua dimensi, yaitu blended learning dan pembelajaran langsung, variabel moderator adalah kemandirian siswa, dan variabel terikat adalah hasil belajar kimia. Subyek penelitian adalah siswa SMAN 5 Denpasar kelas X yang berjumlah 152 siswa. Data dianalisis menggunakan ANAVA faktorial 2x2 dan Uji Tukey. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) hasil belajar kimia siswa yang mengikuti blended learning lebih tinggi daripada hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran langsung, (2) terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan kemandirian siswa terhadap hasil belajar kimia, (3) hasil belajar siswa dengan kemandirian tinggi yang mengikuti blended learning lebih baik daripada hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran langsung, dan (4) tidak terdapat perbedaan antara siswa dengan kemandirian rendah yang mengikuti kedua model pembelajaran tersebut.

Kata-kata Kunci: blended learning, kemandirian siswa, hasil belajar siswa

Diterbitkan

2012-10-01

Cara Mengutip

Sandi, G. (2012). Pengaruh Blended Learning terhadap Hasil Belajar Kimia Ditinjau dari Kemandirian Siswa. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 45(3). https://doi.org/10.23887/jppundiksha.v45i3.1839

Terbitan

Bagian

Articles