Model Student Facilitator and Explaining Berbantuan Media Pop Up Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia

Authors

  • Luh Puspita Widya Astuti Universitas Pendidikan Ganesha
  • Komang Ngurah Wiyasa

DOI:

https://doi.org/10.23887/mi.v25i3.25678

Abstract

Keterampilan berbicara bahasa Indonesia siswa menjadi rendah karena kurangnya proses pembelajaran bermakna yang diterima oleh siswa. Siswa belum mengalami proses pembelajaran yang memberi kesempatan siswa untuk berperan aktif dalam pembelajaran tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Student Facilitator and Explaining berbantuan media Pop Up terhadap keterampilan berbicara Bahasa Indonesia.  Penelitian quasi eksperimen adalah jenis dari penelitian ini dan Nonequivalent Control Group Design sebagai rancangan penelitian. Sejumlah 154 populasi yang terbagi menjadi 4 kelas dan setelah melalui teknik pengundian, terpilih dua sekolah yang menjadi sampel penelitian. Dalam proses pengumpulan data, tes perbuatan dengan jenis tes bercerita yang berpacu pada rubrik kebahasaan menjadi instrument penelitian ini. Data post-test dianalisis menggunakan uji-t menggunakan rumus polled varians. Pada hasil analisis uji-t didapatkan thitung = 3,31 serta pada taraf signifikansi 5% dan dk = 78 didapat ttabel = 1,99. Dikarenakan thitung > ttabel hingga H0 ditolak (gagal diterima). Dapat disimpulkan bahwasannya model student facilitator and explaining berbantuan media pop up berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan berbicara Bahasa Indonesia kelas V SD karena pembelajaran yang menerapkan model Student Facilitator and Explaining berbantuan media Pop Up memberi dampak yang positif terhadap keterampilan berbicara Bahasa Indonesia melalui kegiatan-kegiatan berbicara yang melatih siswa agar lebih percaya diri dalam berkomunikasi dan juga tepat dalam memilih kosakata sehingga mempermudah siswa dalam meningkatkan keterampilan berbicara.

Author Biography

Luh Puspita Widya Astuti, Universitas Pendidikan Ganesha

PGSD

References

Agathi Dian, I. A. A., Kristiantari, R. M. G., & Ganing, N. (2015). Guru Terhadap Hasil Belajar Pengetahuan Bahasa Indonesia ( Keterampilan Membaca ) Tema Cita-Citaku Pada Siswa Kelas IV SD Desa Peguyangan. Mimbar PGSD Undiksha, 3(1). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.23887/jjpgsd.v3i1.5172

Artini, Y. (2016). Penerapan Strategi TTW Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Keterampilan Berbicara Dalam Muatan Materi Bahasa Indonesia. Mimbar PGSD Undiksha, 4(1), 2–5. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.23887/jjpgsd.v4i1.7339

Avidasari, T. (2018). Pengaruh Model Student Facilitator And Explaining (Sfae) Didukung Media Visual Terhadap Kemampuan Mendeskripsikan Daur Hidup Mahkluk Hidup Siswa Kelas Iv Sdn Ngadirejo 2 Kota Kediri Tahun Ajaran 2016/2017. Jurnal Simki Pedagogi, 2(8). Retrieved from http://simki.unpkediri.ac.id/detail/13.1.01.10.0052

Desta Setyawan, Usada, H. M. (2014). Penerapan Media Pop Up Book Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara. Jurnal Didaktika Dwija Indria (SOLO), 2(11). Retrieved from https://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/pgsdsolo/article/view/3986

Dewanti, Toenlioe, & Soepriyanto. (2018). Pengembangan Media Pop-Up Book Untuk Pembelajaran Lingkungan Tempat Tinggalku Kelas IV SDN 1 Pakunden Kabupaten Ponorogo. Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 1(3), 221–228. Retrieved from Ponorogo

Donas Ahmad Najib &Elhefni. (2016). Pengaruh Penerapan Pembelajaran Bermakna (Meaningfull Learning) Pada Pembelajaran Tematik IPS Terpadu Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas III di MI Ahliyah IV Palembang. JIP: Jurnal Ilmiah PGMI, 2(1), 19–28. Retrieved from http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jip/article/view/1063

Floryantini, K. N., Sudana, D. N., & Sumantri, M. (2019). Pengaruh Model Sfae Berbasis Penilaian Kinerja Terhadap Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia Siswa Kelas V. Mimbar Ilmu, 24(1), 114–123. https://doi.org/10.23887/mi.v24i1.17468

Handaruni Dewanti, Anselmus J E Toenlioe, Y. S. (2018). Pengembangan media Pop-Up Book untuk Pembelajaran Lingkungan Tempat Tinggalku Kelas IV SDN 1 Pakuaden Kabupaten Ponorogo. Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 1(3), 221–228. Retrieved from http://journal2.um.ac.id/index.php/jktp/article/view/4551

Irwandi. (2020). Penggunaan Media Audio Visual Dalam Peningkatan Hasil Belajar Materi Rukun Iman Pada Siswa Kelas I SD Negeri 49 Kota Banda Aceh. Pionir Jurnal Pendidikan, 9(1), 25–44. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.22373/pjp.v7i1.3321

Mansyur, U. (2016). Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia. Retorika.

Mustaqim, M. (2019). Model Evaluasi Pembelajaran Stain Kudus (Studi Kasus Sistem Evaluasi Pembelajaran Dosen Prodi Manajemen Bisnis Syari’ah Stain Kudus). Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Nida, & Dkk. (2020). Pengembangan Media Kartu Bergambar Berorientasi Pendidikan Karakter Pada Mata Pelajaran Bahasa Bali. Jurnal EDUTECH Universitas Pendidikan Ganesha., 8(1), 16–31. Retrieved from https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JEU/article/view/25393/15846

Puspitasari, E. D. (2017). Pengaruh Model Student Facilitator And Explaining Didukung Metode Eksperimen Terhadap Hasil Belajar Mendeskripsikan Sifat-Sifat Cahaya Pada Siswa Kelas V SDN Bangsri Kabupaten Blitar Tahun Ajaran 2016-2017. Mimbar PGSD Undiksha, 01(09). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.23887/jjpgsd.v2i1.2426

Riyanti, D. (2015). Peningkatan Keterampilan Berbicara Melalui Penggunaan Media Pop Up Pada Siswa Kelas II SD N Widoro Kecamatan Pengasih. Basic Education, 4(16). Retrieved from http://journal.student.uny.ac.id/ojs/index.php/pgsd/article/view/1192

Saisabila, A. (2018). Pengaruh Model Student Facilitator and Explaining Berbantuan Media Visual Non Proyeksi Terhadap Kompetensi Pengetahuan Ipa. Indonesian Journal Of Educational Research and Review, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.23887/ijerr.v1i1.14616

Shoimin. (2014a). Model Pembelajaran Inovatif Dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Shoimin, A. (2014b). 68 Model Pembelajaran Inovatif Dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Suryani, & Dkk. (2018). Media Pembelajaran Inovatif dan Pengembangannya. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Susanto, A. (2016). Teori Belajar & Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Prenadamedia Group.

Sutami, N. K. (2018). Pengaruh Model Student Facilitator and Explaining Berbasis Reinforcement Terhadap Penguasaan Kompetensi Pengetahuan Ipa Kelas Iv. Indonesian Journal Of Educational Research and Review, 1(2), 113–122. https://doi.org/10.23887/ijerr.v1i2.14710

Tarigan, H. G. (2008). Menulis sebagai suatu keterampilan berbahasa. Bandung: Angkasa.

Wirawan, I. K. (2016). Model Pembelajaran Kooperatif TTW untuk Meningkatkan Interaksi Sosial dan Pemahaman Konsep Fisika Siswa. Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha.

Wulandari, & Dkk. (2020). Pengembangan Pembelajaran Blended Pada Mata Kuliah Ahara Yoga Semester II di IHDN Denpasar. Jurnal Edutech Undiksha, 8(1), 1–15. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.23887/jeu.v8i1.26459

Yofangka, F. H. (2019). Upaya Meningkatkan Keterampilan Berbicara Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Time Token. 8(16), 535–543.

Downloads

Published

2020-10-21

How to Cite

Astuti, L. P. W., & Wiyasa, K. N. (2020). Model Student Facilitator and Explaining Berbantuan Media Pop Up Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia. Mimbar Ilmu, 25(3), 346–357. https://doi.org/10.23887/mi.v25i3.25678

Issue

Section

Articles