PENGARUH KARTU KUARTET DALAM MODEL PEMBELAJARAN STAD TERHADAP HASIL BELAJAR TEMATIK SISWA

Authors

  • Istikholah . PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang
  • Fenny Roshayanti PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang
  • Wawan Priyanto PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang

DOI:

https://doi.org/10.23887/jet.v3i4.22361

Keywords:

Kartu Kuartet, STAD, Hasil Belajar, Pembelajaran Tematik

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah hasil belajar dari 40 siswa  dengan nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu 70, ada 14 siswa yang mendapatkan nilai lebih dari atau sama dengan 70, sedangkan yang belum mencapai nilai KKM sebanyak 26 siswa. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah pengaruh media kartu kuartet dalam model pembelajaran STAD terhadap hasil belajar siswa tema Udara Bersih Bagi Kesehatan Subtema Pentingnya Udara Bersih Bagi Kesehatan kelas V SD Negeri 04 Petarukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganilisis pengaruh Media kartu kuartet dalam model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) terhadap hasil belajar siswa tema lingkungan sahabat kita subtema manusia dan lingkungankelas V SDNegeri04 Petarukan. Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimental design dengan model one grouppretest-posttest design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 04 Petarukan. Sampel yang diambil adalah semua siswa kelas V SDN 04 Petarukan yang berjumlah 40 siswa. Semua anggota populasi menggunakan sampling total (Sensus). Data dalam penelitian ini diperoleh dengan wawancara, tes, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis diperoleh thitung>ttabel yaitu 7,718>2,020 sehingga Ho ditolak dan Ha artinya ada perbedaan rata-rata yang signifikan hasil belajar kognitif siswa pada pretest dan posttest. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh gain 0,47 artinya siswa mengalami peningkatan hasil belajar dengan kategori sedang. Hasil belajar pretest-posttes siswa menunjukkan kenaikan ketuntasan belajar sebesar 50%. Berdasarkan hasil belajar nilai rata-rata posttest 77,3 dengan siswa yang mencapai ketuntasan berjumlah 31 siswa atau 77,5% sedangkan nilai rata-rata pretest 57,90 dengan siswa yang mencapai ketuntasan berjumlah 11 siswa atau 27,5.

References

Arends, R.L., & Kilcher, A. (2010).Teaching for student learning (Becoming an accomplished teacher). New York: Routledge Ratlor.

Arikunto, Suharsimi. 2013. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Asih, Auli.2018. Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Stad Berbantu Media Kartu Kuartet Terhadap Hasil Belajar Ipa Materi Kenampakan Permukaan Bumi. Skripsi. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang.

Asih, Aulia F. Baedowi, Sunan. dan Saputra, Henry J. 2018. Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Stad Berbantu Media Kartu Kuartet Terhadap Hasil Belajar Ipa Materi Kenampakan Permukaan Bumi. Skripsi. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang.

Azhar Arsyad. 2016. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Baharuddin dan Esa Nur Wahyuni. 2015. Teori belajar & pembelajaran. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Dananjaya, Utomo. 2013. Media Pembelajaran Aktif. Bandung: Nuansa Cendekia.

Daryanto. 2010. Belajar dan Mengajar. Bandung: Yrama Widya.

Daryanto. 2014. Pembelajaran tematik, terpadu, terintegrasi (kurikulum 2013). Yogyakarta: Gava Media.

Dimyati dan Mudjiono. 2009. Belajar dan Pembelajaran. jakarta: PT Rineka Cipta.

Fathurohman, Muhammad. 2017. MODEL-MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF: Alternatif Desain Pembelajaran yang Menyenangkan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Gusniar. 2014. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievment Division (STAD) Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Kelas IV SDN No. 2 Ogoamas II. Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol. 2 No. 1 Hal. 198-221. Tersedia Pada: http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/JKTO/article/view/3005.

Juraini, Muhammad Taufik, I Wayan Gunada. 2016. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Team Achievement Division) dengan Metode Eksperimen terhadap Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Fisika pada Siswa SMA Negeri 1 Labuapi Tahun Pelajaran 2015/2016. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi Volume II No 2 Hal. 80-85. Tersedia Pada : http://jurnalfkip.unram.ac.id/index.php/JPFT/article/view/293/0.

Kadir, Abd dan Hanun Asrohah. 2014. Pembelajaran Tematik. Jakarta : Rajawali Pers.

Kementerian Pendidikan Nasional. 2016. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Luar Jaringan (offline). Jakarta: Pusat Bahasa Kementerian Pendidikan Nasional.

Komalasari, Kokom.2010. Pembelajaran Kontekstual: Konsep dan Aplikasi. Bandung: Refika Aditama

Mudlofir, Ali dan Evi Fatimatur Rusydiyah. 2016. Desain Pembelajaran Inovatif. Jakarta: Rajawali Pers.

Munadi, Yudhi. 2013. Media Pembelajaran. Jakarta: Referensi.

Nikmah, Erlita Hidaya, Achmad Fatchan, Yuswanti Ariani Wirahayu. 2016. Model Pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD), Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Geografi Vol. 3 No. 3 Hal. 1-17. Tersedia Pada : http://journal.um.ac.id/index.php/pendidikan-geografi/index.

Rusman. (2012). Model-model pembelajaran, mengembangkan profesionalitas guru. Jakarta: Rajawali Pers.

Rusman. 2017. Belajar dan Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Pemendikbud. 2013. Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyah. Kemendikbud.

Sadiman, Arief S. Haryono, Anung. Rahardjo. dan Rahardjito. 2011. Media Pendidikan, Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatanya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Shoimin, Aris. 2014. 68 Model Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media

Slameto. 2010. Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta

Slavin, Robert E. 2010. Cooperative Learning:theory, research, and practice. Bandung:Penerbit Nusa Media.

Sudjana, Nana. 2014. Penilaian Hasil dan Proses Belajar Mengajar. Bandung: Rosdakarya.

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Supardi. 2013. Sekolah Efektif, Konsep Dasar dan Praktiknya. Jakarta: Rajawali Pers

Suprijono, A. 2014. Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Syaripudin, Asep. Gusrayani, Diah, Hanifah, Nurdinah. 2017. Penggunaan Media Kuartet Cerdas Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV. Jurnal Pena Ilmiah: Vol 2,(1)

Trianto. 2013. Model pembelajaran terpadu: konsep, strategi, dan implementasi nya dalam kurikulum tingkat satuan. Jakarta: Bumi Aksara.

Downloads

Published

2019-12-05

Issue

Section

Articles