Pengaruh Motivasi Siswa Setelah Mendapat Model Circuit learning terhadap Hasil Belajar

Authors

  • Eptantyas Pramilu Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Semarang, Indonesia
  • Djoko Purnomo Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Semarang, Indonesia
  • Filia Prima Artharina Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23887/jisd.v3i3.19477

Keywords:

circuit learning, motivasi, hasil belajar

Abstract

Kurangnya pemahaman, kurangnya motivasi belajar siswa, pembelajaran berpusat pada guru sehingga proses pembelajaran membosankan dan sebagian siswa tidak aktif atau tidak terlibat dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi siswa setelah mendapat model circuit learning terhadap hasil belajar siswa tema lingkungan sahabat kita kelas V SD. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain penelitian pre eksperimental design dan jenis yang diambil adalah one group pretest posttest desaign. Sampel yang digunakan adalah teknik non probability sampling dengan menggunakan sampling jenuh. Penelitian diperoleh rata-rata posttest sebesar 83,37. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian, maka ada korelasi antara motivasi siswa setelah mendapatkan pembelajaran model circuit learning terhadap hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan uji hipotesis dengan menggunakan uji korelasi diperoleh rhitung> rtabel yaitu 0,810> 0,349 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Selain itu ada perbedaan prestasi belajar antara siswa yang motivasi tinggi dengan siswa yang motivasi rendah setelah mendapat pembelajaran circuit learning. Hal ini dibuktikan dengan uji hipotesis dengan menggunakan uji t, diperoleh thitung> ttabel yaitu 4,570> 1,697 maka H0 ditolak dan Ha diterima.

References

Abdul Majid dan Chaerul Rochman. (2014). Pendekatan Ilmiah dalam Implementasi Kuirikulum 2013. PT Remaja Rosdakarya.

Ahmad, A. K. H. (2007). Media Pembelajaran. Badan Penerbit Universitas Negeri Makassar.

Aris, S. (2014). Model pembelajaran Inovatif Dalam Kurikulum 2013. In 1 (Issue). Yogyakarta: AR-ruz media.

Depdiknas. (2007). Rencana strategis Departement Pendidikan Nasional 2005 - 2009. Pusat Informasi dan Humas Departemen Pendidikan Nasional.

Dewi, D. A. P., Wiyasa, I. K. N., & Ganing, N. N. (2014). Pengaruh Model Pembelajaran Circuit Learning Berbantuan Media Audiovisual Terhadap Hasil Belajar Ips Siswa Sd Negeri 1 Pejeng Tahun Pelajaran 2013/2014. Jurnal Mimbar PGSD Universitas Pendidikan Ganesha, 2(1).

Huda, M. (2014). Cooperative Learning. Pustaka Pelajar.

Kirom, A. (2017). Peran Guru Dan Peserta Didik Dalam Proses Pembelajaran Berbasis Multikultural. Al Murabbi, 3(1), 69–80.

Linda, A. M. (2017). Efektivitas Model Circuit Learning untuk Meningkatkan Kreativitas dan Hasil Belajar Ekonomi Siswa SMAN 7 Pontianak. Artikel Penelitian, 1–11.

Mulyasa, E. (2013). Pengembangan Implementasi Kurikulum 2013. PT Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan. Alfabeta.

Uno, H. B. (2010). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Bumi Aksara.

Wulandari, E. D. (2017). Pengaruh Model Circuit Learning Didukung Media Realia Terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Fungsi Organ Pernapasan Manusia Siswa Kelas V SDN Burengan Kecamatan Pesantren Kota Kediri Tahun Pelajaran 2016/2017. Artikel Skripsi Universitas Nusantara PGRI Kediri, 01(10), 1–13. http://simki.unpkediri.ac.id/mahasiswa/file_artikel/2017/025cbc167ef7ff2ecd230168bbb94342.pdf

Downloads