PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN DENGAN MODEL ADDIE PADA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRISDI SDN 1 SELAT

I Gusti Lanang Agung Kartika Putra ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd .

Abstract


Permasalahan yang ditemukan di SD N 1 Selat berdasarkan observasi yang dilakukan antara lain adanya keluhan beberapa pengelola pembelajaran (guru) terhadap rendahnya daya serap pembelajaran. Dikarenakan kurangnya bahan ajar atau media pembelajaran untuk meningkatkan minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu produk yaitu sebuah media video pembelajaran yang layak pakai pada mata pelajaran Bahasa Inggris Kelas V di SD Negeri 1 Selat, sesuai dengan kebutuhan dan mengikuti aturan yang ada serta mampu memberikan daya tarik agar siswa mampu menyerap isi dari materi pembelajaran lebih maksimal, sehingga dilakukan penelitian produk media video pembelajaran tentang pengenalan nama-nama buah dan sayuran pada mata pelajaran bahasa inggris Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and devlopment). Setelah melalui tahap produksi dihasilkan produk awal kemudian dilakukan validasi oleh seorang ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran, dan ahli media pembelajaran. Selanjutnya produk diujicobakan kepada siswa melalui tiga tahap, yaitu uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Subyek uji coba penelitian ini terdiri dari enam orang siswa untuk uji coba perorangan, dua belas orang siswa untuk uji coba kelompok kecil, dan dua puluh orang siswa untuk uji coba lapangan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data dari uji ahli isi mata pelajaran, uji ahli desain, uji ahli media pembelajaran, dan dari uji coba siswa. Instrumen pengumpulan data berupa lembar evaluasi (angket) baik untuk uji ahli dan uji coba siswa. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penilaian terhadap produk media dilaksanakan berdasarkan enam aspek, yaitu: (1) ditinjau dari aspek isi bidang studi/mata pelajaran, media ini termasuk dalam kualifikasi/predikat sangat baik, dengan persentase tingkat pencapaian 92.00%; (2) ditinjau dari aspek desain pembelajaran, media ini termasuk dalam kualifikasi/predikat baik, dengan persentase tingkat pencapaian 85.00%; (3) ditinjau dari aspek media pembelajaran, media ini termasuk dalam kualifikasi/predikat baik, dengan persentase tingkat pencapaian 88.00%; (4) ditinjau dari aspek uji coba perorangan, media ini termasuk dalam kualifikasi/predikat sangat baik, dengan persentase tingkat pencapaian 92.31%; (5) ditinjau dari aspek uji coba kelompok kecil, media ini termasuk dalam kualifikasi/predikat sangat baik, dengan persentase tingkat pencapaian 92.24%; dan (6) ditinjau dari aspek uji coba lapangan, media ini termasuk dalam kualifikasi/predikat sangat baik, dengan persentase tingkat pencapaian 92.46%. Dengan demikian produk media video pembelajaran ini memiliki tingkat validitas yang baik dan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran pada mata pelajaran Bahasa Inggris.
Kata Kunci : pengembangan, media video pembelajaran, mata pelajaran Bahasa Inggris

The problem that was find based on observation in SD N 1 Selat is low of learning capacity because lacking instructional media for increase student’s intention so that there is a research abaut instructional video media product about introducing the fruit and vegetable name in English Lesson. This research direct to product such as a instructional video media that proper to use in English lesson for five grade in SDN 1 selat, according to the requirements and follow the rules and be able to provide an incentive for the students are able to absorb the contents for maximum. This research is about development research. After pass production stage the early product was produce and then validated by a subject matter content expert, subject design expert, and instructional media expert. After that the product tested to the students through three stages such as personal test, small group test and field test. Test subject of this study consisted of six students for personal test, twelve students for small group test, and twenty students for field test. Data that collected in this research are data from subject matter content expert, subject design expert, instructional media expert and from students test. Data collection instrument such as evaluation sheets for expert test and students test. Data analysis using descriptive analysis of qualitative and quantitative descriptive. Valuation result of media products carried by six aspects such as : (1) observed from subject matter content aspect, this media qualify as very good, with percentage level of achievement 92.00%; (2) observed from study design aspect, this media qualify as good, with percentage level of achievement 85.00%; (3) observed from instructinal media aspect, this media qualify as good, with percentage level of achievement 88.00%; (4) observed from personal test aspect, this media qualify as very good, with percentage level of achievement 92.31%; (5) observed from small group test aspect, this media qualify as very good, with percentage level of achievement 92.24%; (6) observed from field test aspect, this media qualify as very good, with percentage level of achievement 92.46%. So that, this instructional video media product has good validity level and proper to use in English lesson.
keyword : development, instructional video media, English Lesson

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.23887/jeu.v2i1.3939

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal ini diterbitkan oleh :



Universitas Pendidikan Ganesha


Creative Commons License

Jurnal EDUTECH Undiksha is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal EDUTECH Undiksha  indexed by:

 Crossref