Adversity Quotient (AQ) Ditinjau dari Jenis Kelamin Siswa Kelas VI SD

Authors

  • Putu Nanik Siska Sri Agustina Universitas Pendidikan Ganesha
  • Ni Wayan Suniasih Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.23887/mi.v26i1.32284

Abstract

Perbedaan yang dimiliki oleh siswa laki-laki dan perempuan menyebabkan dalam menghadapi suatu permasalahan pembelajaran memiliki cara berbeda-beda. Pembelajaran yang sulit disekolah sering membuat siswa putus asa dan mudah menyerah. Hal ini dikarenakan masih rendahnya ketahanan siswa dalam menghadapi suatu permasalahan dalam pembelajaran. Ketahanan seseorang dalam menghadapi permasalahan dikenal dengan Adversity Quotient (AQ). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan yang signifikan AQ antara siswa laki-laki dan perempuan sebagai informasi yang berkaitan dengan ketahanan yang dimiliki oleh masing-masing siswa dalam menghadapi suatu permasalahan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto jenis kausal komparatif dengan metode pengumpulan data diperoleh melalui angket tertutup. Sebelum data dianalisis dilakukan uji normalitas menggunakan chi kuadrat dan uji homogenitas menggunakan uji fisher sebagai prasyarat dilakukan analisis uji-t. Berdasarkan hasil perhitungan analisis uji-t diperoleh t hitung = 2,41 pada taraf signifikan 5% dan (db) 55 + 55 – 2 = 108  diperoleh t tabel = 1,98. Sehingga nilai t hitung = 2,41 > t tabel = 1,98, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa AQ yang dimiliki siswa laki-laki dan perempuan berbeda secara signifikan dan terimplikasi sebagai tambahan informasi mengenai pengembangan AQ untuk siswa sehingga membantu memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa di sekolah.

Author Biographies

Putu Nanik Siska Sri Agustina, Universitas Pendidikan Ganesha

PGSD

Ni Wayan Suniasih, Universitas Pendidikan Ganesha

PGSD

References

Amir, Z., Risnawati, R., Kurniati, A., & Prahmana, R. C. I. (2017). Adversity Quotient in Mathematics Learning (Quantitative Study on Students Boarding School in Pekanbaru). International Journal on Emerging Mathematics Education, 1(2), 169. https://doi.org/10.12928/ijeme.v1i2.5780

Amory, J. D. S. (2019). Peranan Gender Perempuan Dalam Pembangunan Di Sulawesi Barat Tahun 2016-2018. Jurnal Ilmiah Ekonomi Pembangunan, 1(1), 1–15. Retrieved from https://stiemmamuju.e-journal.id/GJIEP/article/view/8

Artaria, M. D. (2016). Dasar Biologis Variasi Jenis Kelamin, Gender, dan Orientasi Seksual. Jurnal Biokultur, 5(1), 157–165.

Baharun, H., & Adhimah, S. (2017). Adversity Quotient : Complementary Intelligence In Establishing Mental Endurance Santri In Pesantren. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 9(1), 128–143. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.22373/jiif.v19i1.3502

Darmadi. (2015). Peran, Kompetensi, Dan Tanggung Jawab Menjadi Guru Profesional. Jurnal Pendidikan, 13(1), 161–174. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31571/edukasi.v13i2.113

Darwin, C. (2019). Origin Of Spacies. Temanggung, Jawa tengah: Desa Pustaka Indonesia.

Diana, N. (2018). Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Berpikir Logis Mahasiswa dengan Adversity Quotient dalam Pemecahan Masalah. Jurnal Seminar Nasional Matematika Dan Pendidikan Matematika, 2(1), 101–112. Retrieved from https://www.fkip-unswagati.ac.id/ejournal/index.php/snmpm/article/view/377

Evaliana, Y. (2015). Pengaruh Efikasi Diri Dan Lingkungan Keluarga Terhadap Minat Berwirausaha Siswa. Jurnal Pendidikan Bisnis & Menajemen, 1(1), 61–70. Retrieved from http://journal2.um.ac.id/index.php/jpbm/article/view/1666#:~:text=Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi,yang mempengaruhi minat berwirausaha siswa.

Fadhilah, N. dkk. (2020). Hubungan Antara Daya Ketahanmalangan Dan Minat Belajar Dengan Hasil Belajar Matematika Siswa. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 37–47. https://doi.org/https://doi.org/10.17509/eh.v12i1.17687

Farida, L. (2018). The Influence Of Application Argument Driven Inquiry Model To Junior High School Studen’t Argumenttion Skills Based On Difference Of Gender. Journal of Physics and Science Learning, 2(3), 25–36.

Firmanti, P. (2017). Penalaran Siswa Laki-Laki dan Perempuan Dalam Proses Pembelajaran Matematika. Journal of Gender Studies, 2(1), 73–85. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30983/jh.v1i2.220

Fitriyadi, H. (2013). Integrasi Teknologi Informasi Komunikasi Dalam Pendidikan: Potensi Manfaat, Masyarakat Berbasis Pengetahuan, Pendidikan Nilai, Strategi Implementasi Dan Pengembangan Professional. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 21(3). https://doi.org/https://doi.org/10.21831/jptk.v21i3.3255

Hanum, L. (2018). Differences in Student Adversity Intelligence by Gender. Journal for Educational, Social, Political & Cultural Studie, 1(2), 115–128. https://doi.org/https://doi.org/10.2121/.v1i2.1110

Hidayat, W., & Sariningsih, R. (2018). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Adversity Quotient Siswa SMP Melalui Pembelajaran Open Ended. Jurnal Nasional Pendidikan Nasional, 2(1), 109–118. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.33603/jnpm.v2i1.1027

Hidayat, W., Herdiman, I., Aripin, U., Yuliani, A., & Maya, R. (2018). Adversity Quotient (AQ) dan Penalaran Kreatif Matematis Mahasiswa Calon Guru. Jurnal Elemen, 4(2), 230 – 242. https://doi.org/10.29408/jel.v4i2.701

Idzhar, A. (2016). Peranan Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Office, 2(2), 222–228. https://doi.org/https://doi.org/10.26858/jo.v2i2.2956

Irfan, A. dkk. (2018). Profil Pemecahan Masalah Pecahan Siswa Sdberdasarkan Adversity Quotient. Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 4(2), 1–9.

Jayantika, I. G. A. N. T. (2018). Analisis Kontribusi Kuriositas, Ketahanmalangan Dan Kemampuan Algoritmik Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Matematika, 19(2), 1–12. https://doi.org/http://doi.org/10.5281/zenodo.1470953

Kadi, T., & Awwaliyah, R. (2017). Inovasi Pendidikan : Upaya Penyelesaian Problematika Pendidikan Di Indonesia. Jurnal Islam Nusantara, 1(2), 144–155. https://doi.org/10.33852/jurnalin.v1i2.32

Kauniyah, H. A. (2016). Hubungan Kebiasaan Belajar Dengan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Se-Gugus II Piyungan. 8. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Retrieved from http://journal.student.uny.ac.id/ojs/ojs/index.php/pgsd/article/viewFile/4924/4586

Leonard, & Amanah, N. (2014). Pengaruh Adversity Quotient (AQ) dan Kemampuan Berfikir Kritis Terhadap Prestasi Belajar Matematika. Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan, 28(1), 55–64. https://doi.org/https://doi.org/10.21009/PIP.281.7

Manurung, A. K. R. dkk. (2021). Permainan Outdoor dalam Membentuk Kemampuan Ketahanmalangan pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1807–1814. https://doi.org/versitas Negeri Jakarta DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1030

Novilita, H., & Suharnan, S. (2013). Konsep Diri Adversity Quotient Dan Kemandirian Belajar Siswa. Jurnal Psikologi Tabularasa, 8(1), 619–632. Retrieved from http://jurnal.unmer.ac.id/index.php/jpt/article/view/218

Nur, A. S., & Palabo, M. (2018). Profil Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Ditinjau dari Perbedaan Gaya Kognitif dan Gender. Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 9(2), 139–148. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/kreano.v9i2.15067

Parantika, I. W. A. (2020). Differences in Academic Procrastination Attitude Between Fifth Grade Male and Female Students. Journal of Psychology and Instruction, 4(1), 10–15. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.23887/jpai.v4i1.24451

Putra, M. R. G. dkk. (2016). Hubungan Motivasi Berprestasi Dengan Adversity Quotient Warga Binaan Remaja Di LPKA Kelas II Sukamiskin Bandung. Jurnal Pendidikan Dan Keperawatan, 2(1), 53–61. https://doi.org/https://doi.org/10.17509/jpki.v2i1.2853

Ristiana, M. G. dkk. (2020). Adversity quotient and logical thinking skills of prospective primary school teachers. Journal of Physics: Conference Series, 1(1), 1–8. https://doi.org/:10.1088/1742-6596/1657/1/012002

Santrock, J. W. (2009). Remaja. Jakarta: Erlangga.

Sibuea, F. L., & Andy, S. (2017). Pemetaan Siswa Berprestasi Menggunakan Metode K-Means Clustering. Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi, 4(1), 85–92. https://doi.org/https://doi.org/10.33330/jurteksi.v4i1.28

Sofyani, N., & Susanto, R. (2019). Analisis Keterkaitan Kecerdasan Emosional (Emotional Quotient)Dan Ketahanmalangan (Adversity Quotient) Dalam Pembentukan Motivasi Belajar Siswa Kelas Va Di Sekolah Dasar Negerijelambar Baru 01. Jurnal Dinamika Sekolah Dasar, 1(1), 1–13. Retrieved from https://journal.pgsdfipunj.com/index.php/dinamika/article/view/96

Stoltz, P. G. (2000). Adversity Quotient Mengubah Hambatan Menjadi Peluang. Jakarta: PT Gresindo.

Stoltz, P. G. (2007). Adversity Quotient. Jakarta: PT Gresindo.

Suhendri, H. (2018). Peranan Ketahanmalangan dan Kreativitas Dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat, 11(1), 31–40. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30870/jppm.v11i1.2982

Sukardi. (2008). Metode Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Angkasa.

Wahid; Rafah. (2017). Rasa Tanggung Jawab Anak Sulung Di Kota Makassar. Jurnal Talenta, 2(2), 1–9. https://doi.org/https://doi.org/10.26858/talenta.v2i2.13202

Wicaksana, H., Mardiyana, & Usodo, B. (2016). Eksperimentasi Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Discovery Learning (DL) dengan Pendekatan Saintifik pada Materi Himpunan Ditinjau dari Adversity Quotient (AQ) Siswa. Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, 4(3), 258–269. Retrieved from https://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/s2math/article/view/8574

Yoga, M. (2016). Adversity Quotient Agar Anak Tidak Mudah Menyerah. Solo: Tinta Medina.

Yusup, F. (2018). Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian Kuantitatif. Jurnal Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan, 7(1), 17–23. https://doi.org/https://dx.doi.org/10.18592/tarbiyah.v7i1.2100

Downloads

Published

2021-03-24

How to Cite

Siska Sri Agustina, P. N., & Suniasih, N. W. (2021). Adversity Quotient (AQ) Ditinjau dari Jenis Kelamin Siswa Kelas VI SD. Mimbar Ilmu, 26(1), 118–127. https://doi.org/10.23887/mi.v26i1.32284

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>